PADANG, (GemaMedianet.com) | Anggota DPRD Kota Padang, Zalmadi, S.Hum, menutup rangkaian reses masa persidangan kedua tahun 2026 dengan cara yang istimewa.
Mengusung tema pelestarian identitas lokal, Zalmadi menggelar kegiatan "Sumarak Budaya" di RW 12 Kampung Rimbo Tarok, Kelurahan Gunung Sarai, Jumat (9/1/2026) malam.
Kegiatan ini dipusatkan di halaman Rumah Gadang Kajang Padati, sebuah ikon arsitektur Minangkabau yang tiangnya berdiri kokoh menggunakan pasak tanpa paku. Kawasan ini telah ditetapkan sebagai Kampung Adat dan Tematik di Kecamatan Kuranji sejak tahun 2022.
Komitmen "Malin Basa" terhadap Adat
Zalmadi, yang menyandang gelar adat Malin Basa, menegaskan bahwa reses kali ini tidak hanya sekadar menjemput aspirasi fisik, tetapi juga aspirasi kebudayaan.
Tujuan utamanya adalah melestarikan dan membangkitkan kembali kecintaan generasi muda terhadap seni tradisi Minangkabau di tengah gempuran era digital.
Sejalan dengan status sebagai kampung adat, fokus wilayah ini guna memperkuat posisi Rimbo Tarok sebagai pusat edukasi silat, randai, dan seni tradisi bagi anak-anak di Kuranji.
"Kegiatan ini diselenggarakan untuk memastikan adat dan budaya Minangkabau tetap hidup dan menjadi jati diri warga, khususnya di daerah Kuranji," ungkap Zalmadi.
Ragam Pertunjukan Kesenian Tradisional
Diawali dengan Simarantang, sebuah bentuk kesenian tradisional yang disajikan dalam bentuk dendang berbalas pantun dan menjadi bagian tak terpisahkan dari pertunjukan Randai — teater rakyat khas Minangkabau.
Teater yang memadukan tari, musik (terutama talempong dan gandang), drama, serta silat, ditampilkan dalam formasi lingkaran sambil bercerita melalui nyanyian dan dialog.
Talempong adalah alat musik pukul tradisional Minangkabau, sejenis gong kecil dari logam, yang menjadi salah satu iringan musik utama dalam pertunjukan Randai.
Pantomim Minang: Inovasi seni bisu yang memadukan ekspresi modern dengan unsur pakaian adat serta narasi kehidupan masyarakat Minang.
Kesenian Irama Minang (KIM): Sebagai puncak acara, KIM hadir bukan hanya sebagai hiburan massal, melainkan media pewarisan nilai-nilai luhur adat secara komunal.
Tokoh masyarakat setempat, Zulwafdi, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif anggota legislatif tersebut dalam mendukung kampung tematik melalui aksi nyata.
"Perhatian Pak Zalmadi menunjukkan pentingnya menjaga identitas lokal. Dengan acara seperti ini, anak cucu kita akan semakin mengenal dan bangga dengan akar budayanya sendiri," tutur Zulwafdi di hadapan para pengurus RT, Bundo Kanduang, dan tokoh masyarakat yang hadir.
Sekilas Tentang Rumah Gadang Kajang Padati Rimbo Tarok
Berada di atas areal seluas dua hektar, rumah adat ini merupakan bangunan langka yang tetap mempertahankan konstruksi tradisional asli.
Selain menjadi objek wisata budaya, lokasi ini aktif digunakan sebagai tempat latihan gabungan berbagai komunitas silat di Kota Padang. (adv/mr)
#Editor: Marzuki RH











0 comments:
Post a Comment