PADANG, (GemaMedianet.com) | Kolaborasi antara DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar menjadi kunci utama dalam percepatan pemulihan warga terdampak bencana.
Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, bersama Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, meninjau langsung progres pembangunan Hunian Sementara (Huntara) Mandiri di Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Rabu (21/1/2026).
Hingga saat ini, pembangunan telah mencapai 90 persen dari total 100 unit yang direncanakan. Sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) bahkan sudah mulai menempati hunian tersebut per hari ini.
Progres dan Fasilitas Huntara Mandiri
Pembangunan Huntara ini didesain untuk memberikan kelayakan hidup bagi warga sebelum hunian tetap tersedia:
Huntara ini berkapasitas 100 Unit dimana 50 unit sudah dihuni, dan 50 unit sisanya target rampung dalam 1 pekan).
Fasilitas Huntara diilengkapi peralatan rumah tangga seperti tempat tidur dan alat dapur.
Ssedangkan Sanitasi Huntara tersedia fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus) yang dibangun terpisah untuk menjamin kesehatan lingkungan.
Kolaborasi Lintas Level Pemerintahan
Evi Yandri Rajo Budiman, selaku penanggung jawab Huntara Mandiri Kapalo Koto, menegaskan bahwa kesuksesan ini merupakan hasil kerja kolektif.
“Pembangunan Huntara ini adalah hasil kerjasama DPRD Sumbar, Pemerintah Provinsi, dan dukungan Pemerintah Pusat. Kehadiran Wagub Vasko Ruseimy serta dukungan Staf Khusus Kepresidenan Raffi Ahmad turut mendorong percepatan realisasi di lapangan,” ujar Evi Yandri.
Target Sebelum Ramadhan
Percepatan ini memiliki dimensi kemanusiaan, dan spiritual yang mendalam bagi warga terdampak. Seperti menjalankan ibadah dengan tenang. Untuk itu perlu memastikan warga memiliki hunian layak sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.
Kemudian, Pemulihan Ekonomi. Menjadi basis sementara agar warga bisa mulai menata kembali kehidupan sosial dan ekonomi mereka.
Lalu, Transisi Permanen. Berfungsi sebagai jembatan menuju pemulihan infrastruktur yang lebih permanen di masa depan.
Sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam proyek Huntara Kapalo Koto menjadi model penanganan pascabencana yang efektif di Sumatera Barat. Dengan dukungan dari tingkat daerah hingga pusat, beban korban banjir bandang diharapkan dapat segera berkurang menuju kehidupan yang lebih stabil.
#Editor: Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment