PADANG PARIAMAN, (GemaMedianet.com) | Suasana Hunian Sementara (Huntara) Ketaping, Kecamatan Batang Anai, mendadak riuh penuh kegembiraan pada Jumat (30/1/2026).
Kedatangan Utusan Khusus Presiden sekaligus pendiri Rans Entertainment, Raffi Ahmad, bersama musisi dr. Tompi dan Irma Hutabarat, membawa angin segar bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat.
Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, yang mendampingi penyerahan bantuan tersebut, menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi kemanusiaan antara 100 musisi Sumatera, Rans Entertainment, dan alumni UI.
Dari Kunci Huntara hingga Filter Air Bersih
Bantuan yang diserahkan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar jangka panjang warga di pengungsian.
Pertama, Simbolis Kunci Huntara. Raffi Ahmad menyerahkan kunci hunian sementara yang kini telah siap ditempati warga.
Kedua, Perlengkapan Logistik seperti alat rumah tangga, peralatan masak, dan paket sembako.
Ketiga, Solusi Kesehatan seperti Unit filter air bersih untuk menjamin kualitas air di lokasi Huntara.
"Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat. Perhatian dari para musisi dan pekerja seni nasional ini menjadi berkah luar biasa bagi warga yang sedang berjuang bangkit pascabencana," ujar Evi Yandri.
Sinergi Tokoh dan Kepedulian Berkelanjutan
Evi Yandri menggarisbawahi bahwa kepedulian Raffi Ahmad terhadap Ranah Minang bukan sekadar formalitas. Raffi tercatat sudah berulang kali meninjau Sumbar sejak bencana melanda akhir November lalu, bahkan secara swadaya ikut membangun Huntara di Kepalo Koto, Pauh, Padang, bersama Evi Yandri dan Wagub Vasko Ruseimy.
Hadir dalam rombongan pendamping, Vasko Ruseimy, Wakil Gubernur Sumbar dan John Kennedy Azis, Bupati Padang Pariaman.
Hiburan di Tengah Duka
Acara penyerahan bantuan berlangsung hangat. dr. Tompi sempat menghibur warga dengan menyanyikan lagu hitsnya, serta satu lagu Minang yang disambut antusias oleh masyarakat.
Bupati Padang Pariaman, John Kennedy Azis, menyebutkan bahwa dampak bencana telah membuat infrastruktur daerah seolah mundur 20 tahun. Oleh karena itu, bantuan dari pihak eksternal sangat krusial sembari pemerintah daerah fokus mengupayakan pembangunan Hunian Tetap (Huntap).
"Kepedulian berbagai pihak pada Sumatera Barat akan selalu kami ingat. Sebagai kepala daerah, saya sangat berterima kasih mewakili seluruh masyarakat," pungkas Wakil Gubernur Vasko Ruseimy.
Sebelum menuju lokasi acara, rombongan sempat menikmati kuliner khas Gulai Kapalo Lauak di sekitar bandara sebagai bentuk sambutan hangat atas kedatangan tim kemanusiaan.
#Editor : Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment