25 Mei 2022

Dana BKK Dikucurkan Untuk Jalan Tembus Solok Selatan-Dharmasraya, Mario Syahjohan : DPRD Sumbar Komit Jalankan Fungsi Pengawasan



SOLOKSELATAN, (GemaMedianet.com) | Jika tak ada aral melintang jalan tembus yang menghubungkan Kabupaten Solok Selatan ke Kabupaten Dharmasraya dengan paket pekerjaan peningkatan ruas Jalan Sei Sungkal Solok Selatan - Log Batu Sandi  tahun 2022 ini akan mulai dikerjakan.

Kepastian pengerjaan jalan sepanjang lebih kurang 27 kilometer tersebut disampaikan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat, Mario Syahjohan, Selasa (24/5/2022).

Untuk penganggarannya, sebut Mario, berasal dari alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) APBD Provinsi Sumbar yang diberikan ke Kabupaten Solok Selatan.

"Kami dari DPRD Sumbar dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah menyetujui memberikan anggaran tersebut untuk Solok Selatan," ujar Mario Syahjohan yang juga berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Solok, dan Kota Solok ini.

Menurut Mario, sudah seharusnya aspek pemerataan menjadi perhatian utama. Bagi daerah- daerah yang fiskalnya kuat, dalam artian APBD besar, PAD besar maka peran provinsi dikurangi. Sedangkan terhadap daerah yang APBD kecil, PAD kecil, provinsi harus bisa memberi porsi lebih.

Seperti tahun ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar telah memberikan dana sebesar Rp.11, 5 Miliar dalam bentuk Dana BKK untuk peningkatan jalan Solok Selatan - Dharmasraya.

Oleh karena itu, lanjut Mario, masyarakat Solok Selatan patut berbahagia. Jalan itu nantinya akan memangkas jarak Solok Selatan ke jalan Lintas Sumatera menuju ke Dharmasraya. Selama ini masyarakat Solok Selatan terpaksa harus berjalan memutar melalui Kabupaten Solok. Terlebih lagi, upaya lobi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan di tingkat pusat maupun tingkat Provinsi Sumbar juga telah membuahkan hasil.

"Dana tersebut sudah masuk ke APBD Solok Selatan," terangnya.

Politisi Partai Gerindra ini juga memastikan, kendati DPRD Sumbar dan TAPD Sumbar telah menyetujui anggaran untuk Solok Selatan, DPRD Sumbar juga melakukan pengawasan terkait pelaksanaan kegiatan tersebut.

"Kita dari DPRD Sumbar tetap komit dalam menjalankan tugas pengawasan. Jangan sampai ada dikorupsi atau terjadinya KKN dalam kegiatan tersebut," tekan Mario.

Sebelumnya, Kepala Dinas PUTRP Solok Selatan Yolly Hirlandes menerangkan, panjang ruas jalan  Solok Selatan-Dharmasraya itu adalah 27 Kilometer, setelah ini akan segera dilakukan proses tender, kemudian dilakukan pengerjaan fisik peningkatan jalan.

Sementara PT. Taru Nusantara sebagai konsultan perencanaan, juga telah merampungkan perencanaan peningkatan jalan tersebut.

"Ambo (saya) setuju dengan pendapat pak mario tadi, harusnya aspek pemerataan menjadi perhatian utama. Seperti daerah daerah yang fiskalnya kuat, dalam arti APBD besar, PAD besar maka peran provinsi dikurangi. Sementara daerah yang APBD kecil, PAD kecil, provinsi harus memberikan porsi lebih," ujar Yolly Hirlandes usai meninjau lokasi ruas jalan tersebut bersama Bupati Solok Selatan Khairunas, Senin (22/5).

Bupati Khairunas di kesempatan itu mengatakan, bahwa kelancaran konektivitas Solok Selatan - Dharmasraya tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi yang cukup besar baik bagi masyarakat Solok Selatan, tetapi juga terhadap daerah yang terkoneksi.

"Tidak hanya masyarakat Solok Selatan saja yang terkena dampak, namun juga memberikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang terkoneksi seperti Kabupaten Dharmasraya (Sumbar) serta Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh (Jambi)," tuturnya. (mz)

0 comments:

Posting Komentar

Advertisement

loading...


eqmap

SUMATERA UTARA

JMSI

JMSI

Mario Syahjohan

Mario Syahjohan

POLDA SUMBAR

KOMUNITAS

KULINER

MENTAWAI

MANCANEGARA


Remaja dan Prestasi

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views


Terkini



Rantau

HISTORIA



FACEBOOK - TWEETER


Artikel


BUMN


Khazanah






Adv