06 July 2021

Padang Terkena PPKM Mikro Non Jawa-Bali, Pemko dan Forkopimda Plus Siapkan Aturan Tegas




PADANG, (GemaMedianet.com| Menyikapi melonjaknya kasus penyebaran COVID-19 di Kota Padang khususnya sejak empat hari belakangan, Pemerintah Kota (Pemko) Padang langsung menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama unsur Forkopimda Plus di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Senin (5/7/2021).

Rapat yang dipimpin Wali Kota Padang Hendri Septa tersebut juga diiikuti secara virtual oleh seluruh camat se-Kota Padang.

Hadir langsung di kesempatan itu Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir, Dandim 0312/Padang, Kolonel Inf M. Ghoffar Ngismangil, Kajari Padang Ranu Subroto. 

Rapat itu juga mengundang Kepala Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Padang dr. Andani Eka Putra yang juga Staf Ahli Kementerian Kesehatan, Wakil Ketua DPRD Padang Arnedi Yarmen, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang Japeri dan Sekda Kota Padang Amasrul, beserta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemko Padang.

Berdasarkan informasi terkini, Ibukota Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) itu per Senin 5 Juli 2021 berada di zona orange dengan skor saat ini 2,20 dan beberapa digit lagi mendekati zona merah dengan skor 1,80. 

Wali Kota Hendri Septa mengatakan, seiring kondisi tersebut Pemko Padang akan melakukan pengetatan dan penegasan sesuai Perda dan Perwako yang telah diterbitkan. 

"Kita ingin semua unsur masyarakat di Kota Padang untuk betul-betul mematuhi protokol kesehatan (prokes) COVID-19 secara menyeluruh. Terutama bagi para pelaku usaha, dan penyelenggara kegiatan yang mengundang keramaian. Sekarang saya tengah menyiapkan Surat Edaran (SE) untuk sanksi tegas bagi pelanggar prokes tersebut ke depan. Hal ini telah kita sepakati bersama baik dari unsur Forkopimda dan unsur terkait lainnya," tegas wako Hendri Septa

Selain itu, kata orang nomor satu di Kota Padang itu, ia pun menghimbau seluruh warga kota berperan aktif menyukseskan program vaksinasi yang tengah digencarkan.

"Vaksinasi harus kita lakukan, dan dukung bersama. Ini adalah salah satu upaya pemerintah dalam melindungi warga masyarakat dari penyebaran COVID-19 yang masih mewabah sampai saat ini," tukas wali kota milenial tersebut. (David)

0 komentar:

Post a Comment

Advertisement

loading...


eqmap

POLDA SUMBAR


SUMATERA UTARA

KOMUNITAS


HUMANITY

KULINER


MENTAWAI


MANCANEGARA



IKLAN

IKLAN



TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views


Terkini



Pariaman



HISTORIA

FACEBOOK - TWEETER



Artikel


INFO GEMPA





BUMD




IKLAN

IKLAN

Adv


KARIR