02 August 2020

Sabar AS Apresiasi Festival Budaya di Objek Wisata Puncak Koto Panjang Berdampak Multiplier Effect


PASAMAN, (GemaMedianet.com— Kebudayaan memegang peranan penting dalam kemajuan suatu bangsa. Keberagaman kebudayaan daerah merupakan kekayaan dan identitas bangsa yang sangat diperlukan untuk memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah dinamika perkembangan dunia saat ini.

Dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal yang ada dalam masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai cara. Beberapa cara yang dapat dilakukan oleh masyarakat khususnya generasi muda dalam mendukung kelestarian budaya dan ikut menjaga budaya lokal. 

Demikian juga dengan kelestarian alam yang harus dijaga oleh masyarakat itu sendiri demi terjaganya siklus kehidupan saat ini maupun yang akan datang.

Hal tersebut diungkapkan Sabar AS, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat yang menghadiri acara Festival Budaya yang diselenggarakan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Beringin Sakti di lokasi wisata Puncak Koto Panjang, Kecamatan Rao Selatan, Minggu (2/8/2020).

Sabar AS menjelaskan, betapa pentingnya menjaga dan melestarikan budaya dan alam sebagai sebuah bentuk kearifan lokal yang dapat menjaga ritme kehidupan dimana akhir-akhir ini budaya lokal sudah tergerus dengan hadirnya budaya dari luar dan kerusakan alam yang sudah pada titik mengkhawatirkan.

"Saya selaku putra Pasaman sangat bangga dengan Kelompok Sadar Wisata Beringin Sakti yang telah memprakarsai acara festival budaya dan sekaligus pengelola kawasan wisata alam Koto Panjang ini. Generasi milineal memang seyogianya seperti itu yang mau turun ke lapangan dan mengelola kelestarian alam bersama masyarakat," ujar Sabar AS yang juga bakal calon Wakil Bupati Pasaman pada kontestasi Pilkada 2020 berpasangan dengan H. Benny Utama.

Adapun acara festival budaya yang diresmikan oleh Kadisporapar Kab. Pasaman, Drs. H. Linggoman, MM, didampingi oleh anggota DPRD Pasaman, Buta Erizal, Camat Rao Selatan  Khairul Insan, Wali Nagari Lansek Kadok Idris Rois, tokoh masyarakat dan pemuda menampilkan budaya seni silat khususnya "Silek Tio" dan randai.

"Dengan hadirnya objek wisata alam Puncak Koto Panjang ini, saya mengharapkan tidak hanya untuk pelestarian alam dan budaya saja, namun juga dapat menghasilkan atau meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar sebagai multiplier effect dengan adanya kawasan wisata ini dimana sebelumnya tempat ini sering disalahgunakan pihak yang tidak punya rasa malu dan bahkan di luar daripada kegiatan yang terpuji,” terang Sabar AS.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pokdarwis Beringin Sakti, Hendra, S.Pt berharap agar pemerintah daerah, baik Provinsi maupun Kab. Pasaman dapat hendaknya bersama masyarakat untuk mengembangkan objek wisata ini sehingga dapat bersaing dengan objek wisata lain di Sumatera Barat.

"Kami sangat membutuhkan dukungan pemerintah daerah untuk pengembangan wisata alam Puncak Koto Panjang ini dimana kami juga mengharapkan dengan hadirnya objek wisata ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat selain menjaga kelestarian alam, lingkungan dan budaya," pungkas Hendra. (Noel)

0 komentar:

Post a Comment

Prakiraan Cuaca

Iklan

Iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

RUANG IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Ekonomi Bisnis

IKLAN

Terkini

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER