01 May 2020

Awal Mei, BLT Anggaran Dana Desa Disalurkan Kepada Masyarakat Pasaman Penerima Manfaat


PASAMAN, (GemaMedianet.com— Pemerintah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat menargetkan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD) mulai terealisasi pada pekan depan.

Bupati Pasaman, Yusuf Lubis melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM), Hasiholan Hutagalung mengatakan, percepatan penyaluran ini juga sekaligus menindaklanjuti perintah Kemendes PDTT serta Surat Gubernur Sumatera Barat Nomor 412.25/262/DPMD-2020.

"Ditargetkan pekan depan, tepatnya Awal Mei 2020 BLT sudah mulai disalurkan kepada masyarakat penerima. Nanti, penyalurannya langsung diantarkan oleh petugas Bank Nagari kepada masyarakat penerima," terang Hasiholan Hutagalung di Lubuk Sikaping, Kamis (30/4/2020) kemarin. 

Hasiholan Hutagalung mengatakan, ada sekitar 8.973 Kepala Keluarga (KK) miskin sebagai penerima manfaat BLT di Pasaman dengan bantuan sebesar Rp.600 per bulan selama tiga bulan (April, Mei, Juni).

"Jumlah penerima itu dihitung sesuai dengan keadaan Dana Desa di masing-masing Nagari. Dimana di dalam Permendes PDTT Nomor 6 Tahun 2020 dijelaskan pemotongan alokasi BLT untuk anggaran dana desa Rp.800 Juta ke bawah dipotong 25 persen. Kemudian Rp800 Juta sampai Rp1,3 Miliar dipotong 30 persen, dan di atas Rp1,3 Miliar dipotong 35 persen. Dari hitungan diperoleh jumlah penerima BLT di Pasaman sebanyak 8.973 KK miskin dengan total anggaran sekitar Rp.16 Miliar lebih," tambah Hasiholan Hutagalung.

Hasiholan menyebutkan, bahwa hingga saat ini sudah hampir 50 persen para Wali Nagari melakukan pendataan calon penerima manfaat BLT.

"Calon penerima sebagaimana sudah diatur dalam Permendes PDTT Nomor 6 Tahun 2020 tidak boleh tumpang tindih dengan penerima bantuan sosial lainnya baik PKH, Prakerja, Kartu Sembako (Rastra) serta bantuan serupa lainnya dari pemerintah. Jadi penerima ini nantinya memang keluarga miskin juga terdampak Covid-19 yang sama sekali belum mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah," katanya.

Ia juga sudah menegaskan kepada para Wali Nagari, agar mempercepat validasi data calon penerima hingga tingkat kecamatan.

"Dari hasil monitoring kami tadi, bahwa menjelang pekan depan data calon penerima sudah selesai dibawa musyawarah tingkat Nagari hingga kecamatan. Agar nanti sampai di kabupaten dengan cepat dikoordinasikan data tersebut dengan Dinas Sosial. Sebelum kemudian diserahkan kepada pihak Bank Nagari untuk proses pencairan. Pokoknya Nagari yang cepat siap datanya, itulah yang pertama disalurkan dan seterusnya. Yang lamban, akan tertinggal. Sebab dengan kondisi saat ini kita lihat masyarakat sudah sangat menunggu akan realisasi bantuan BLT ini," katanya.

Pihaknya juga menegaskan, bahwa nominal bantuan BLT itu bersih sampai kepada tangan masyarakat penerima bersih senilai Rp.600 ribu per bulannya.

"Makanya kami tadi mengadakan rapat terbatas dengan pihak Bank Nagari bersama Tenaga Ahli P3MD Pasaman terkait mekanisme pencairan ini. Alhamdulillah nanti pencairan langsung diserahkan oleh petugas Bank Nagari kepada masyarakat bersih senilai Rp.600 ribu. Sekali lagi kami tegaskan tidak ada pemotongan apapun dalam hal ini," katanya.

Sementara Pimpinan Bank Nagari Cabang Lubuk Sikaping, Austro Minra mengatakan, pada prinsipnya pihaknya siap menyalurkan secara langsung bantuan BLT itu kepada masyarakat.

"Kami nanti akan menyalurkan secara langsung kepada penerima di setiap Nagari. Agar dana itu dengan cepat bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan pokoknya. Kemudian ini juga memudahkan masyarakat dalam memperoleh BLT ini tanpa harus datang ke kantor Bank Nagari," kata Austro Minra.

Ia mengatakan, segala bentuk biaya administrasi yang ditimbulkan dalam penyaluran BLT itu sudah ditanggung oleh pihak Bank Nagari.

"Jadi, masyarakat tidak mesti mengurus rekening dulu ke Bank Nagari baru pencairan. Masyarakat sangat dimudahkan dalam hal ini. Namun ada alternatif lain bagi masyarakat yang sudah memiliki rekening dan lokasi rumahnya tidak jauh dari kantor Bank Nagari akan kami salurkan melalui via transfer rekening," katanya.

Pihaknya mengaku bakal mematuhi protokol kesehatan yang ada di tengah penerapan PSBB ini dalam proses pencairan BLT. (Noel)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN

IKLAN

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER