27 April 2020

Putus Mata Rantai Covid-19, FKAN Pauh IX Kuranji Gencar Semprot Desinfektan Rumah Warga


PADANG, (GemaMedianet.com— Ketua Forum Komunikasi Anak Nagari (FKAN) Pauh IX Kuranji yang juga Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman didampingi Ketua Harian Erman Jamal, ST serta Pengurus FKAN Pauh IX Kuranji, bekerja siang dan malam semprot desinfektan ke rumah warga.

Tujuan FKAN Pauh IX Kuranji berperan aktif, guna memutus mata rantai penyebaran wabah virus corona desease (Covid-19) di Kota Padang. Kali ini di Kelurahan Benuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Senin (27/4/2020) Sore.

Pantauan www.GemaMedianet.com di lapangan, sejumlah fasilitas publik dan rumah warga disemprot cairan disinfektan. 

Ikut adil berperan Srikandi FKAN Pauh IX Kuranji membagikan sebanyak 8.000 Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1441 H/2020 M kepada pengendara kendaraan yang melintas maupun kepada masyarakat Kota Padang.

Baca Juga : Ketua BMPN Pauh IX Kuranji Bezuk Irsyad Hardani

Selain penyemprotan desinfektan, FKAN juga sudah membagikan 190 alat pelindung diri (APD),  dan sebanyak 6.000 Masker gratis serta hand sanitizer sebanyak 1.500 botol kepada masyarakat dan akan menyusul 550 total APD untuk kembali dibagikan se-Kota Padang. 

Ketua FKAN Pauh IX Kuranji, Evi Yandri Rajo Budiman mengatakan, wabah Covid-19 yang belum kunjung reda membuat masyarakat semakin waspada dengan berbagai cara dan upaya guna mengantipasi penyebaran virus mematikan tersebut.

Selain tinggal di rumah, dan menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat, upaya lain juga dilakukan dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di setiap rumah, tempat ibadah dan tempat - tempat umum lainnya.

Untuk memutus mata rantai penyebaran Virus corona (Covid-19), Dilingkungan Kelurahan Benuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Melaksanakan kegiatan penyemprotan cairan disinpektan di setiap Rumah - rumah warga.

Di kesempatan itu, selain melakukan penyemprotan cairan disinfektan, Evi Yandri Rajo Budiman juga menghimbau kepada masyarakat tentang standar protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran Covid-19, dan meminta semua  warga harus mengikuti himbauan dari pemerintah serta dinas kesehatan demi keselamatan bersama.

“Dengan membiasakan diri hidup bersih diyakini akan menjadi modal kuat untuk menangkal penyebaran penyakit menular seperti wabah Covid-19 yang membahayakan jiwa setiap individu terjangkit.” ujarnya.


Sementara itu, Lurah Benuang Kampung Dalam, Rusda Lisman mengatakan, dalam penyemprotan yang dilakukan oleh Satgas Sapu Bersih FKAN Pauh IX Kuranji mendapat support penuh dari warga setempat.

Baca Juga : Didukung Datuk Irwan Basir BMPN dan FKAN Pauh IX Kuranji Bersinergi Padamkan Api Covid-19 di Dua Lokasi

Rusda Lisman berharap, dengan penyemprotan disinfektan yang dilakukan para Satgas Sapu Bersih FKAN Pauh IX Kuranji di lingkungan warga RT.02/RW.04 bisa memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19.

Baca Juga : FKAN Pauh IX Kuranji Padamkan Api Covid Kuranji "Padamkan Api" Covid-19 di Seluruh Tapian

Oleh karena itu, Rusda Lisman juga meminta selain menyemprot pemukiman, diharapkan juga warga bisa tetap diam di rumah (stay at home), hingga penyebaran wabah Covid-19 mereda.

"Partisipasi warga  RT.02/RW.04 Kelurahan Benuang Kampung Dalam sangat membantu memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19," pungkasnya.

Koordinator Tim Satgas Sapu Bersih FKAN Pauh IX Kuranji, Zainaltul Kidri mengatakan, sebanyak 37 kali dalam jangka waktu satu bulan penyemprotan disinfektan dilakukan di Pauh Si Empat Baleh. 

Sementara, pada hari ini, sebutnya, satgas melakukan penyemprotan disinfektan di dua lokasi berbeda. Pertama, di daerah lingkungan RT.02/RW.04, dan kedua RT. 03/RW.01 dekat Kantor Lurah Benuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh.

Selanjutnya, pada malam hari pukul 20.00 WIB Tim Satgas Sapu Bersih FKAN Pauh IX Kuranji juga menyemprot disinfektan di daerah Ampang, Kampung Jambak RT.02/RW.05

Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat penambahan jumlah kasus sembuh per Senin (27/4) menjadi 1.151 setelah ada penambahan sebanyak 44 orang. Sedangkan kasus meninggal menjadi 765 setelah ada penambahan sebanyak 22 orang.

Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan bahwa kasus meninggal ini paling banyak ada pada kelompok usia sekitar 41-60 tahun dan beberapa lainnya di atas usia tersebut. (uki/dp

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN

IKLAN

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER