13 February 2020

Direktur RSUD Lubuk Sikaping Buka Sosialisasi Penyusunan Anjab dan ABK


PASAMAN, (GemaMedianet.com— Direktur RSUD Lubuk Sikaping, dr. Yong Marzuhaili membuka secara resmi Sosialisasi Penyusunan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) di lingkungan RSUD Lubuk Sikaping bertempat di aula RSUD Lubuk Sikaping, Kamis (13/2/2020).

Kegiatan yang dilaksanakan selama sehari penuh diikuti jajaran ASN dan honorer di OPD lingkup RSUD Lubuk Sikaping yang membidangi tugas kepegawaian dengan menghadirkan dua narasumber, yakni Arry Yuswandi, SKM, MKM yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Barat dan Irva Wenni, SKM, seorang Analis Kesehatan di Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Barat.

Direktur RSUD Lubuk Sikaping dalam sambutannya menyampaikan, bahwa permasalahan yang sering terjadi pada organisasi besar adalah bentuk organisasi yang cenderung lebar dengan jumlah pegawai yang terlalu besar. Sehingga berimplikasi pada peran dan kinerja individu yang kurang maksimal dan pengeluaran organisasi untuk kebutuhan pegawai menjadi besar pula.

"Sebagai langkah awal untuk mengoptimalkan kinerja individu dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) adalah melaksanakan Anjab dan ABK yang merupakan suatu hal yang harus dilakukan oleh setiap organisasi," ujar Yong Marzuhaili.

Analisis Jabatan atau Anjab adalah proses pengumpulan informasi mengenai suatu pekerjaan yang dilakukan seorang pekerja, yang dilaksanakan dengan mengamati atau mengadakan interview pada pekerjaan dengan bukti-bukti yang benar dari supervisor .

Sedangkan Analisis Beban Kerja atau disingkat ABK adalah proses untuk menetapkan jumlah jam kerja orang yang digunakan atau dibutuhkan untuk merampungkan suatu pekerjaan dalam waktu tertentu, atau dengan kata lain ABK bertujuan untuk menentukan berapa jumlah personalia dan berapa jumlah tanggung jawab atau beban kerja yang tepat dilimpahkan kepada seorang petugas.

Hal tersebut di atas dipaparkan oleh Ketua Pelaksana acara sosialisasi Anjab dan ABK, Ida Trisna, SKM yang juga menjabat sebagai Kepala Tata Usaha (KTU) RSUD Lubuk Sikaping kepada gema media net  disela acara sosialisasi berlangsung.

"Jabatan fungsional tertentu di Rumah sakit sangatlah banyak dan heterogen, misalnya ada perawat, bidan, fisiotheraphys, radiografer dan lain sebagainya. Masing-masing bidang di atas ada pula tingkatannya sehingga kita merasa perlu untuk menggelar acara ini agar kita semua paham lebih detil mengenai Anjab dan ABK. Dengan demikian kesalahan dalam penyusunannya dapat diminimalisir," pungkas Ida Trisna. (Noel).

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Florikultura Indonesia 2019 dan Pedatani

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER