22 February 2020

Dihantam Badai Buruk, Wagub Sumbar Batal ke Lokasi Bencana Mapat Tunggul Selatan


PASAMAN, (GemaMedianet.com— Pesawat heli yang ditumpangi Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit, yang tadinya menuju lokasi bencana di Mapat Tunggul Selatan, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar), terpaksa balik kanan akibat dihantam badai yang cukup buruk, Jumat (21/2/2020).

Pesawat tersebut harus kembali mendarat ke Gelanggang Olahraga (GOR) Tuanku Imam Bonjol, Pasaman, karena tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan, membawa orang nomor dua Sumbar untuk melihat langsung kondisi bencana banjir dan tanah longsor di Mapat Tunggul Selatan tersebut.

"Kita sudah coba menuju Mapat Tunggul Selatan dengan helikopter, namun karena cuaca buruk dan helikopter tidak bisa ke sana, kami minta maaf kepada warga Mapat Tunggul Selatan karena tidak jadi sampai ke sana," ujar Nasrul Abit di GOR Tuanku Imam Bonjol, Pasaman dengan raut kecewa.

Turut hadir dalam kesempatan itu Kalaksa BPBD Sumbar, Kadis PUPR Sumbar, Perwakilan Korem (Kolonel Mukmin), Perwakilan Polda (Kombes Tafianto), Kepala UPT BNPB Wilayah Sumatera, Sekdakab Pasaman, Kalaksa BPBD Pasaman, Kepala OPD terkait lainnya di lingkungan Pemkab Pasaman, dan Forkopimda Pasamaan.

Wagub Sumbar beserta rombongan take off dari BIM menuju Mapat Tunggul Selatan, dan sebelumnya mendarat dulu di GOR Tuanku Imam Bonjol untuk mendengarkan paparan Sekda Pasaman terkait kejadian bencana longsor di Mapat Tunggul Selatan.

Baca Juga : Banjir dan Longsor Mapat Tunggul Selatan, Tiga Warga Jadi Korban dan Akses Jalan Putus

"Hari ini kita belum berkesempatan untuk langsung mengunjungi Mapat Tunggul Selatan. Namun lain waktu, saya berjanji akan mengunjungi Mapat Tunggul dalam waktu secepatnya," ujar Nasrul Abit. 

Dalam kesempatan tersebut Wagub Sumbar Nasrul Abit menyerahkan bantuan sebesar Rp.250 juta dari BNPB, Rp.75 juta dari BPBD Sumbar. Beras sebanyak 8 ton 190 kg dari Dinas Pangan Provinsi Sumbar dan ditambah bantuan logistik lainnya dari Dinas Sosial yang diserahkan kepada Sekda Pasaman di GOR Tuanku Imam Bonjol Pasaman.

Wagub menambahkan, Pemerintah Provinsi Sumater Barat peduli bencana, dan serangkaian itu telah direncanakan pada hari minggu ini Gubernur Sumbar juga akan melakukan kunjungan kerja ke Mapat Tunggul Selatan.  

"Gubernur berangkat melalui jalan darat, dengan membawa serta bantuan lainnya," tukasnya. 

Baca Juga : Tim SAR Gabungan Pasaman Temukan Korban Terakhir Tertimbun Longsor Kampung Pintuai

Sementara Sekdakab Pasaman, Mara Ondak menceritakan, kejadian Tanah Longsor di Marpat Tunggul Selatan ini terjadi tanggal 15 Februari lalu menyebabkan 2 orang meninggal, 1 orang luka berat.

"Longsor ini juga menyebabkan banjir yang berdampak pada 100 rumah dan 200 KK. Selain itu terdapat beberapa kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan di daerah Sungai Lolo dan Pangan," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Gubenur menaiki helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk meninjau langsung lokasi terdampak bencana, yang sangat sulit dilalui kendaraan.

Seperti diketahui, Wagub Nasrul Abit berangkat dari Bandara Internasional Minangkabau sekitar pukul 08.00 WIB.

Sebelumnya, sempat muncul informasi di sebuah grup WhatsApp foto yang menunjukkan wagub tengah berada dalam penerbangan menuju lokasi bencana, dengan keterangan Nasrul Abit menuju Pasaman meninjau bencana alam, tepatnya di Mapat Tunggul Selatan. Daerah yang terisolir, sulit dilewati mobil. (em/rel/rm) 

0 komentar:

Post a Comment

Iklan

Iklan

Iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN KPU

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Ekonomi Bisnis

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER