05 April 2019

Forum Komunikasi Tradisional Kota Padang Dikukuhkan, Siap Gairahkan Seni Budaya Tradisional


PADANG, (GemaMedianet.com) — Pemerintah Kota (Pemko) Padang menyambut baik keberadaan Forum Komunikasi Tradisional yang perdana terbentuk di Kota Padang bahkan di Sumatera Barat. Hal itu sejalan dengan niat Pemko Padang melalui Dinas Kominfo yang mengupayakan segala sesuatunya, sehingga sampai terbentuk dan dikukuhkan.

Dengan terbentuknya kepengurusan forum ini diharapkan akan memberikan sinyal positif bagi organisasi atau kelompok-kelompok media tradisional yang ada di Padang untuk lebih tumbuh dan berkembang ke depan.

Demikian disampaikan Walikota Mahyeldi sewaktu mengukuhkan sejumlah pengurus Forum Komunikasi Media Tradisional Kota Padang periode kepengurusan 2019-2021 di Palanta Kediaman Resmi Walikota Padang, Kamis malam (4/4/2019) malam. 

Menurut Mahyeldi, media tradisional memang dinilai tepat untuk menyampaikan pesan-pesan kepada masyarakat. Di samping pesan juga sampai, masyarakat juga terhibur dan seni budaya tradisional Minangkabau pun terus dihidupkan dan lestarikan dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi masyarakat di Kota Padang sangat menyukai akan seni budaya tradisional tersebut. Terpenting lagi, adalah bagaimana tempat, atau sarana untuk mementaskan seni budaya tradisional tersebut. 

"Alhamdulillah, kita di Kota Padang sudah banyak menghadirkan tempat untuk itu. Baik di kawasan Jalan Permindo, Cimpago, GOR Haji Agus Salim, RTH Imam Bonjol, Pantai Muaro, Pantai Air Manis. Begitu juga di sekolah-sekolah, perguruan tinggi dan hotel-hotel serta lainnya. Semoga ini menjadi variasi-variasi seni dan budaya kita yang harus kita dukung dan gariahkan," tukuknya. 

Tak hanya itu, sebut wako, keterlibatan kelompok media tradisional juga tak kalah strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam menyampaikan pesan-pesan positif atau kebijakan-kebijakan pemerintah melalui setiap pertunjukannya.

"Media tradisional juga bisa menjadi wadah untuk menyampaikan informasi positif kepada masyarakat atau mendiseminasikan pesan-pesan pembangunan," ujarnya. 

Untuk itu wako berharap, melalui pembentukan forum ini ke depan informasi publik akan berjalan dinamis antara pemerintah dan masyarakat sebagai dasar terbentuknya masyarakat madani yang sehat, cerdas, mandiri, terampil, produktif dan berbudaya tinggi. 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kominfo Kota Padang, Suardi menyebutkan, cukup banyak sebetulnya yang melatarbelakangi pembentukan Forum Komunikasi Tradisional Kota Padang tersebut. Diantaranya, dalam rangka mewujudkan Padang sebagai kota cerdas yang juga membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk melalui pelaku seni budaya tradisional. Selanjutnya, untuk melakukan pemberdayaan media tradisional sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan pesan-pesan dan kebijakan pemerintah daerah. 

Ia juga menyampaikan, pengurus forum terbentuk berdasarkan pertemuan para pelaku atau penggiat media tradisional pada 11 Februari lalu yang dihadiri sebanyak 22 kelompok/sanggar media tradisional yang ada di Kota Padang. 

Sebenarnya upaya itu telah dimulai sedari dulu, dan telah dibuktikan dengan mengikuti penyelenggaraan festival seni pertunjukan rakyat tingkat nasional.

"Kota Padang yang mewakili Sumbar ketika itu sukses menjadi terbaik kesatu dipenilaian itu," ungkapnya. 

Dalam struktur kepengurusan Forum Komunikasi Media Tradisional Kota Padang 2019-2021 tersebut, terdapat nama Walikota Padang Mahyeldi selaku Ketua Pembina, Asisten Ekbang Kesra sebagai Ketua Pengarah, Saparman sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Karya, dan Ketua Pengurus Rizal Tanjung. Selanjutnya pengurus dan anggota di berbagai kedudukan dan bidang.

Pengukuhan ditandai dengan pembacaan SK dan dilanjutkan penyematan pin Forum Komunikasi Media Trasional kepada ketua pengurus oleh Walikota Mahyeldi. Turut hadir dikesempatan itu Hj. Harneli selaku Koordinator Media Tradisional Kota Padang, serta tamu undangan lainnya.(David/Rel)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Florikultura Indonesia 2019 dan Pedatani

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER