JAKARTA, (GemaMedianet.com) | Program Mudik Gratis BUMN 2026 resmi dilepas melalui prosesi flag off yang meriah di kawasan Ring Road Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (17/3). Sebanyak 116.688 peserta diberangkatkan menuju lebih dari 200 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam mendukung tradisi mudik yang aman dan nyaman.
Acara pelepasan ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN Dony Oskaria.
Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, mengungkapkan rasa bangganya karena realisasi peserta tahun ini meningkat sekitar 10 persen dari target awal 104.000 orang. Capaian ini menjadi indikator tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang dikelola oleh perusahaan-perusahaan plat merah.
"Kami ingin masyarakat dapat mudik dengan aman, nyaman, dan selamat, sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas saat Lebaran," ujar Dony Oskaria.
Menko AHY menambahkan bahwa program ini sangat krusial dalam menekan penggunaan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, yang memiliki risiko kecelakaan tinggi. "Ini adalah bentuk kehadiran negara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegasnya.
Koordinator Mudik Gratis BUMN 2026 yang juga Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, merinci kekuatan armada yang dikerahkan dalam sinergi besar ini. Tidak hanya jumlah yang masif, program tahun ini juga mengedepankan aspek inklusivitas dan keberlanjutan.
Tabel : Distribusi Armada dan Penumpang Mudik Gratis BUMN 2026
| Moda Transportasi | Jumlah Armada | Kapasitas
Penumpang |
| Bus | 1.541 Unit | 83.432 Orang |
| Kereta Api | 99 Rangkaian | 28.720 Orang |
| Kapal Laut | 46 Kapal | 4.532 Orang |
| Total Peserta | 116.688 Orang |
Inovasi menonjol tahun ini adalah penyediaan bus khusus ramah disabilitas serta penggunaan bus listrik di beberapa rute guna mendukung layanan yang berkelanjutan (sustainable).
Prosesi pelepasan ini turut disaksikan oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata, Aster Panglima TNI Mayjen Suhardi, serta Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho. Kehadiran lintas instansi ini menunjukkan bahwa manajemen mudik 2026 merupakan kerja kolektif nasional demi keselamatan kemanusiaan. (*)
#Editor : Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment