PADANG, (GemaMedianet.com) | Kepulan asap tebal dari area Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumatera Barat di Jalan Taman Siswa Padang Baru mengejutkan warga Alai Parak Kopi, Minggu (1/3/2026) siang. Satu unit gardu kubikel atau saklar tegangan tinggi milik PLN hangus terbakar, memicu kepanikan di kawasan yang padat perkantoran tersebut.
Berkat respons kilat jajaran Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan utama kantor maupun pemukiman warga sekitarnya.
Informasi kebakaran diterima petugas Damkar pada pukul 12.58 WIB. Mengingat lokasi yang hanya berjarak 600 meter dari pos terdekat, armada tiba di lokasi pada pukul 13.02 WIB. Kecepatan durasi respons (response time) ini menjadi kunci keberhasilan pemadaman.
“Petugas keamanan kantor, saudara Rezi Mardian, melihat api disertai asap tebal dari gardu dan langsung melapor. Kami mengerahkan 22 personel dengan satu unit armada,” ujar Kabid Sarana dan Operasional Damkar Padang, Rinaldi.
Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian material akibat kerusakan alat kubikel tegangan tinggi ini diperkirakan mencapai Rp350 juta. Namun, upaya lokalisir api oleh petugas berhasil menyelamatkan aset bangunan di sekitar gardu yang nilainya ditaksir mencapai Rp800 juta.
Luas area terbakar 4 x 4 meter persegi. Sedangkan potensi terdampak yang diselamatkan yakni bangunan seluas 24 x 10 meter persegi. Kendati waktu penanganan selesai pukul 13.30 WIB (aman terkendali), namun untuk layanan listrik di kawasan tersebut baru kembali normal menjelang Ashar.
Hingga saat ini, pihak berwenang bersama tim teknis PLN masih melakukan penyelidikan mendalam mengenai penyebab pasti munculnya api pada saklar tegangan tinggi tersebut. Dugaan sementara sering kali mengarah pada korsleting atau beban berlebih, namun kepastiannya masih menunggu hasil investigasi resmi.
#Editor: Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment