PADANG, (GemaMedianet.com) | Wali Kota Padang, Fadly Amran, memimpin langsung Rapat Koordinasi Darurat Penanganan Kekeringan dan Krisis Air Bersih di Gedung Putih, Rumah Dinas Wali Kota, Senin (26/1/2026).
Langkah ini diambil menyusul gangguan sumber air di Gunung Nago dan Sungai Batang Kuranji yang berdampak luas di empat kecamatan utama: Pauh, Kuranji, Nanggalo, dan Koto Tangah.
Untuk menghindari tumpang tindih dan memastikan distribusi air tepat sasaran, Wali Kota memutuskan seluruh armada berada di bawah kendali tunggal (Satu Komando, red)
Pertama, Pimpinan Komando dipegang Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton.
Kedua, Kekuatan Armada sebanyak 13 unit tanki air gabungan dari BPBD, Damkar, PU Balai, dan PMI.
Ketiga, Intensitas Distribusi yakni rata-rata 30 kali ritase per hari dengan total suplai lebih dari 100 kubik air/hari untuk warga terdampak (non-pelanggan PDAM).
"Mulai saat ini, pengangkutan air satu komando. Data harus akurat dan jadwal distribusi harus pasti agar masyarakat tidak menunggu tanpa kejelasan," tegas Fadly Amran.
Solusi Taktis dan Strategis
Menghadapi prakiraan BMKG yang menyebut nihil hujan selama sepekan ke depan, Pemko Padang menyiapkan tiga langkah besar.
pertama, Infrastruktur Permanen. Pemasangan pipa permanen di Irigasi Gunung Nago untuk menekan biaya BBM pompa dan efisiensi aliran air.
Kedua, Sumur Bor. Dinas Perkim sedang memvalidasi 212 titik rencana pembangunan sumur bor untuk memastikan ketersediaan lahan dan akses sumber air baru.
Ketiga, Optimalisasi Hidran. Mempertimbangkan pembukaan jalur pipa Lambung Bukit untuk pengisian Hidran Umum (HU) secara langsung.
Opsi Modifikasi Cuaca
Jika kondisi kekeringan terus memburuk dan sumber air permukaan tetap tidak stabil, Wali Kota menyatakan tidak menutup kemungkinan untuk menempuh langkah ekstrem.
Diantaranya Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Pemko akan berkoordinasi dengan Gubernur Sumatera Barat untuk pengajuan hujan buatan (TMC).
"Krisis air di empat kecamatan ini kita targetkan mereda sebelum memasuki bulan suci Ramadan," tambah Wali Kota.
Rapat ini turut dihadiri oleh Pj Sekda Raju Minropa, para Asisten, Kepala OPD, Camat, serta jajaran Direksi Perumda Air Minum Kota Padang untuk sinkronisasi data lapangan. (kmf)
#Editor : Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment