PRAKIRAAN CUACA

eqmap

29 January 2026

Selamatkan 3.100 Hektare Sawah : Wali Kota Fadly Amran Tinjau Bendungan Koto Tuo, Ajukan Rp3,6 Triliun untuk Pemulihan



PADANG, (GemaMedianet.com) | Pasca-banjir bandang November 2025 yang melumpuhkan dua irigasi utama, Wali Kota Padang, Fadly Amran, bergerak cepat meninjau langsung Bendungan Koto Tuo, Kecamatan Koto Tangah, Selasa (27/1/2026). 

Peninjauan ini bertujuan memastikan percepatan aliran air bagi ribuan hektare lahan pertanian warga yang kini mengalami kekeringan.

Fadly Amran mengungkapkan bahwa dampak kerusakan irigasi ini sangat masif, mencakup area produktif yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat.

Pertama, Lahan Terdampak sekitar 3.100 hektare (sawah, tambak, dan ladang). Kedua, Validasi Data. Pemko Padang telah menyerahkan data komprehensif kepada Pemerintah Pusat, mencakup by name by address hingga titik koordinat lahan yang terdampak.

“Koordinat lokasi sawah, tambak, dan ladang sudah kita submit semua. Saat ini Balai Wilayah Sungai (BWS) sedang bekerja masif dalam kerangka tanggap darurat untuk mengembalikan aliran sungai seperti sediakala,” ujar Fadly di lokasi bendungan.

Anggaran Rehabilitasi Rp3,6 Triliun

Memasuki fase transisi tanggap darurat, Pemko Padang telah menyusun proposal besar untuk rekonstruksi permanen guna meminimalisir risiko bencana serupa di masa depan.

Total Usulan sebesar Rp3,6 Triliun ke Pemerintah Pusat. Peruntukannya mencakup seluruh aspek pembangunan kembali, mulai dari infrastruktur jalan dan irigasi, hingga pemulihan aspek sosial dan ekonomi warga.

Lalu, Infrastruktur Strategis, yakni Pembangunan Sabo Dam dan Cek Dam di titik-titik rawan banjir bandang.

Sinergi Lintas Sektor

Mengingat panjangnya jalur irigasi yang rusak, Fadly Amran menegaskan bahwa pemulihan ini tidak bisa dilakukan sendiri oleh daerah. 

"Ini akan kita kebut bersama Kementerian dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Kita ingin masyarakat merasakan bahwa pemerintah gerak cepat mengatasi permasalahan ini agar aktivitas pertanian kembali normal," pungkasnya.

Penanganan di Bendungan Koto Tuo menjadi simbol keseriusan Pemko Padang dalam menjaga ketahanan pangan daerah yang terancam akibat hilangnya akses air irigasi selama hampir dua bulan terakhir. (kmf)

#Editor: Marzuki RH 

0 comments:

Post a Comment

SOLOK SELATAN

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

Blog Archive