PADANG, (GemaMedianet.com) | Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam meluncurkan Klinik UMKM Minang Bangkit. Program ini diresmikan langsung oleh Wakil Menteri UMKM RI, Helvi Y Moraza, di halaman Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Jumat (23/1/2026).
Kehadiran klinik ini dinilai sebagai langkah konkret negara dalam melindungi sektor UMKM yang merupakan tulang punggung ekonomi daerah.
Konsep "Layanan Kesehatan" untuk Usaha
Muhidi menjelaskan bahwa klinik ini dirancang dengan pendekatan unik layaknya layanan kesehatan bagi pelaku usaha.
Pertama, pemeriksaan menyeluruh, yakni: mengidentifikasi persoalan mendasar yang dihadapi pelaku usaha pascabencana.
Kedua, analisis kebutuhan. Menilai kebutuhan pendampingan spesifik agar usaha dapat pulih.
Ketiga, pemberian resep. Memberikan rekomendasi strategi konkret yang aplikatif agar UMKM bisa berkembang kembali.
Terdampak dan Fokus Sasaran
Meskipun diprioritaskan untuk pemulihan pascabencana, layanan ini tetap terbuka bagi pelaku usaha lainnya secara berkelanjutan.
Total UMKM Sumbar sebanyak 740.347 pelaku usaha. Dari jumlah itu sebanyak 4.876 UMKM terdampak langsung. Sementara 11.107 pelaku UMKM nasabah perbankan turut terdampak secara langsung maupun tidak langsung.
Lima Pilar Penguatan UMKM
Wakil Menteri UMKM, Helvi Y Moraza, merinci bahwa klinik ini akan menjadi simpul koordinasi untuk lima fungsi utama.
Pertama, Pendataan Akurat. Pendataan sistematis by name by address. Kedua, Pemulihan Mental. Layanan trauma healing bagi pelaku usaha. Ketiga, Pendampingan Terarah. Bimbingan usaha yang fokus pada solusi.
Keempat, Akses Pembiayaan. Mempermudah akses permodalan yang tepat. Kelima, Digitalisasi Pasar. Penguatan akses pasar melalui platform digital.
Sinergi Pemerintah dan Harapan Legislatif
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan dukungan penuhnya karena program ini selaras dengan kebutuhan masyarakat untuk bangkit kembali.
Sementara Muhidi mengimbau para pelaku usaha, agar memanfaatkan fasilitas ini secara optimal.
"Ini adalah kesempatan untuk pulih dan bangkit kembali bersama. Klinik ini harus bekerja serius, fokus, dan berkelanjutan agar dampaknya nyata bagi warga," tegas Muhidi.
#Editir: Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment