PRAKIRAAN CUACA

eqmap

30 July 2025

Transformasi Pasia Nan Tigo : Kado HUT Kota Padang ke-356 Lewat Penataan Kawasan Strategis Rp9,9 Miliar




PADANG, (GemaMedianet.com) | Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, bersiap bersolek menjadi kawasan bebas kumuh. Melalui program strategis nasional yang dikawal oleh Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda, anggaran sebesar Rp9,9 miliar telah dikucurkan untuk pembangunan tahap pertama tahun 2025.

Penataan ini mencakup lahan seluas 15 hektare dari total 30 hektare yang diusulkan, menjadikan Kota Padang sebagai salah satu dari sedikit daerah di Indonesia yang menerima program prioritas nasional ini.

Rincian Pembangunan (September - Desember 2025)

Kepala Balai P3KP Sumatera III, Yenni Sofyanmora, menjelaskan bahwa pengerjaan fisik akan dimulai pada pertengahan September dengan target penyelesaian dalam tiga bulan. 

Ruang lingkup pekerjaan meliputi Infrastruktur Dasar, yakni Pembangunan drainase dan jalan lingkungan. Lalu, Sanitasi dan Kebersihan : Pembangunan TPS3R, 52 unit sanitasi (septik tank/MCK), dan 12 unit perbaikan rumah.

Terakhir, Estetika dan Lingkungan. Yaitu Ruang Terbuka Hijau (RTH), penerangan jalan umum, serta gapura kawasan sebagai identitas baru Pasia Nan Tigo.

Kolaborasi Pusat dan Daerah

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan Zigo Rolanda di tingkat pusat (Kementerian PUPR). Program ini merupakan bagian dari visi Presiden RI Prabowo Subianto dalam penyediaan 3 juta rumah dan pengentasan kawasan kumuh.

"Ini bukan jumlah kecil. Kami memohon dukungan seluruh elemen—RT, RW, LPM, dan warga—untuk menjaga agar pengerjaan ini lancar dan tepat waktu sebagai kado istimewa Hari Jadi Kota Padang ke-356," ujar Maigus Nasir.

Keistimewaan Program

Zigo Rolanda menegaskan, bahwa seleksi penerima program ini sangat ketat. Dari 35 provinsi di Indonesia, hanya 10 daerah yang terpilih. 

Di Sumatera Barat (Sumbar), hanya dua wilayah yang berhasil mendapatkan program ini, yaitu Kota Padang (Pasia Nan Tigo), dan Kabupaten Dharmasraya.

"Jika tahap pertama seluas 15 hektare ini sukses tanpa kendala sosial di lapangan, kami berkomitmen untuk memperjuangkan sisa 15 hektare lainnya agar kawasan ini benar-benar tuntas nol persen kumuh," tegas Zigo.

Harapan dan Keberlanjutan

Pertemuan di Pasia Nan Tigo pada Rabu (30/7/2025) ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Sumbar Iqra Chissa, serta jajaran pimpinan OPD terkait. 

Pemerintah optimis, dengan perbaikan sanitasi dan jalan lingkungan, kualitas kesehatan dan ekonomi masyarakat pesisir Pasia Nan Tigo akan meningkat secara signifikan. (kmf)

#Editor: Marzuki RH 

0 comments:

Post a Comment

SOLOK SELATAN

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

Blog Archive