12 February 2021

PBM SMKN 2 Padang Tetap Eksis, Rusmadi Pastikan Ada Pembenahan Pasca Viral


PADANG (GemaMedianet.com) - Pasca viralnya Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Padang sekaitan dugaan pemaksaan pemakaian Jilbab pada siswi Non Muslim belum lama ini, proses belajar mengajar (PBM) di sekolah yang berada di kawasan Simpang Haru ini tetap berjalan normal.

Bahkan keceriaan, keramahan dan kedisiplinan warga sekolah masih tak hilang dan berlangsung seperti biasanya.

"Ya, untuk proses belajar mengajar tetap eksis, dan sepertinya tidak berpengaruh banyak pada warga sekolah. Meskipun beberapa waktu terakhir, memang banyak tamu yang datang berkunjung," kata Kepala SMKN 2 Padang Rusmadi kepada awak media di ruang kerjanya, Kamis (11/2/2021).

Menurutnya, sebelum peristiwa itu viral di media sosial (medsos), apa yang telah berlangsung bertahun-tahun selama ini di sekolah berjalan normal dan tanpa gejolak. Bahkan, semua Siswi Non Muslim yang ada di sekolah justeru mengaku senang dan nyaman ketika memakai penutup kepala atau jilbab di lingkungan sekolah. 

"Ketika ada kegiatan keagamaan di mushalla lingkungan sekolah mereka justeru berbaur dan masuk ke mushalla," ujar Rusmadi.

Oleh karena itu, berkaca pada pengalaman masa terdahulu, maka apa yang sempat terjadi di masa sekarang ini, menurut Rusmadi, hanya sebuah kesalahpahaman saja. Bahkan, siswi yang tersangkut dengan peristiwa viral itu, yakni
Jeni Cahyani Hia, kelas X OTKP 1 tetap bersekolah seperti biasa

Rusmadi berharap, kekhilafan dan simpang siur informasi di media sosial dapat diselesaikan dengan semangat kesamaan dalam keberagaman.

Meski demikian, Rusmadi tak menampik apa yang telah terjadi menjadi sebuah penyemangat untuk berbuat lebih baik lagi ke depan. Diantaranya dengan melakukan pembenahan terhadap pemakaian penutup kepala atau jilbab di lingkungan SMKN 2 Padang.

Rusmadi menyebut, pihaknya sejauh ini juga telah mendapatkan arahan dan pertimbangan terkait hal itu dari Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Barat sendiri maupun Ombudsman.

"Kita akan buatkan aturan baru sesuai arahan dari Disdik serta Ombusdman," terangnya.

Sementara, untuk non muslim nantinya akan menyesuaikan saja dengan aturan baru, tambah Madi sembari mengakhiri pertemuan. (Ar/Mr)

0 komentar:

Post a Comment

Advertisement

loading...


eqmap

POLDA SUMBAR

SUMATERA UTARA

KOMUNITAS

HUMANITY

KULINER

PARIWISATA

MANCANEGARA

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN

IKLAN

Terkini

Ekonomi Bisnis

HISTORIA

Adv

FACEBOOK - TWEETER

IKLAN

INFO GEMPA

IKLAN

Artikel

KARIR