12 January 2021

Dua Sungai Meluap, 1554 Jiwa Warga Solok Selatan Terdampak Banjir


SOLSEL, 
(GemaMedianet.com
)  Hujan deras yang melanda Solok Selatan (Solsel) sejak Senin (11/1/2021) dini hari mengakibatkan sejumlah wilayah di kabupaten pemekaran tersebut terendam banjir, Selasa (12/1) pagi.

Banjir yang merangsek ke pemukiman warga itu dipicu oleh meluapnya Sungai Batang Suliti dan Sungai Batang Bangko dengan ketinggian air bervariasi mulai 30 cm hingga 100 cm. Kondisi ini berdampak pada 1554 Jiwa, dan 485 Kepala Keluarga (KK) yang menghuni jorong-jorong setempat.

Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Solok Selatan melaporkan, berdasarkan informasi diterima pada hari Selasa 12 Januari 2021 meluapnya Sungai Batang Suliti merendam pemukiman warga Kampung Tarandam Nagari Pasar Muara Labuh, dan  Kampung Palak Nagari Pasir Talang Selatan Kecamatan Sungai Pagu. Sementara luapan Sungai Batang Pangian terdampak pada warga Jorong Taratak dan Jorong Pasa Sungai Sungkai, Kecamatan Sangir Balai Janggo (SBJ).

"Luapan Sungai ke pemukiman warga itu tersebar di beberapa lokasi, yakni lokasi pertama, luapan Sungai Batang Pangian merendam rumah 45 rumah di Jorong Pasar Sungai Sungkai  yang dihuni sekitar 185 jiwa dan 47 KK. Sedangkan di Jorong Taratak Sungai Sungkai menggenangi 40 rumah yang dihuni sekitar 144 jiwa dan 37 KK. Ketinggian Air di lokasi ini antara 30-100 cm," kata Kalaksa BPBD Solok Selatan Richi Amran melalui Kepala Seksi Kedaruratan, Romi Aprijal, Selasa (12/1).

Lebih lanjut Romi, lokasi kedua, luapan Sungai Batang Suliti berdampak terendamnya 350 rumah di Nagari Pasar Muara Labuh yang dihuni 1125 Jiwa dan 375 KK. Ketinggian air antara 50-100 cm.

Lokasi ketiga berikutnya, yakni pada Jorong Kampuang Palak Nagari Pasir Talang Selatan, Kecamatan Sungai Pagu dengan 28 rumah terdampak banjir, yang dihuni 100 jiwa dan 28 KK.

Sementara pada lokasi keempat di Nagari Lubuk Malako Kecamatan Sangir Jujuan menyebabkan ambruknya saluran primer Irigasi Sawah Padang sepanjang 22 meter yang berpotensi kerusakan seluas   315 Hektare (Ha) sawah di Nagari Lubuk Malako dan Bidar Alam.

Berdasarkan laporan yang diterima, BPBD Solok Selatan berkoordinasi dengan kecamatan, wali nagari, TKSK dan jorong setempat beserta relawan.

Selanjutnya, bersama Satgas PB dan Pusdalops PB Solok Selatan di bawah Koordinator Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Solok Selatan meninjau lokasi guna melakukan pendataan dan penanggulangan

"Tim gabungan terdiri dari BPBD Solok Selatan, Camat SBJ, Camat Sungai Pagu, Nagari Sungai Kunyit, Nagari Pasar Muara Labuh, TNI, Polri masyarakat, relawan, dan Nagari Pasir Talang Selatan," tukas Romi. (dbs)

0 komentar:

Post a Comment

Advertisement

loading...


eqmap

POLDA SUMBAR


SUMATERA UTARA

KOMUNITAS


HUMANITY

KULINER


MENTAWAI


MANCANEGARA



IKLAN

IKLAN



TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views


Terkini



Pariaman



HISTORIA

FACEBOOK - TWEETER



Artikel


INFO GEMPA





BUMD




IKLAN

IKLAN

Adv


KARIR