31 August 2020

STP LPPM Unand Gelar Webinar Bisnis Teknologi Series #1


PADANG, (GemaMedianet.com— Pusat Pengembangan Bisnis Teknologi STP LPPM Unand menyelenggarakan Webinar Bisnis Teknologi Series #1 dengan topik “Peranan Teknologi Pengemasan terhadap Daya Saing Produk UMKM”.

Kegiatan ini terbuka untuk seluruh mitra Unand, pengusaha/UMKM, akademisi, peneliti, mahasiswa dan umum.

Webinar tersebut diselenggarakan pada hari Sabtu, (29/8/2020) yang dimulai pada pukul 10.00 hingga 12.30 WIB. Pemaparan dan diskusi dilakukan secara online menggunakan Aplikasi Zoom Meeting.

Narasumber pada kegiatan tersebut, yakni Prof. Dr. Ir. Novelina, MS yang merupakan guru besar Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Post Harvest and Packaging Expert. Serta pengantar pada acara webinar ini, adalah Ketua LPPM Unand, Dr.-Ing. Ir. Uyung Gatot S. Dinata, M.T. Dan, bertindak sebagai moderator, adalah Cesar Welya Refdi, S.TP, M.Si selaku Kepala Pusat Pengembangan Bisnis Teknologi STP LPPM Unand.

Acara ini ditujukan untuk mendukung para usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Sumatera Barat. STP Unand bersama pemerintah berusaha menciptakan solusi bersama untuk membantu UMKM beradaptasi di era digital ini, terutama di masa new normal dan Covid-19 yang selalu mengancam.

Tujuan lain dari webinar ini, adalah untuk menumbuhkan rasa bangga dan agar konsumen lebih memilih produk lokal dikarenakan pengemasan produk yang mempunyai daya tarik, serta tetap mengedepankan kualitas. Tentu saja tujuan bagi UMKM adalah untuk memperkuat kelangsungan usaha dan pemasaran di era digital dengan ekosistem digital.

"Sinergi ekosistem ekonomi digital ini melibatkan pemerintah, penyedia teknologi, pelaku industri dan masyarakat digital. Hal ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam membantu UMKM Indonesia melakukan transformasi digital seperti pemasaran dan branding secara digital. Termasuk pengetahuan menggunakan media sosial, mengemas produk sampai mengakses promosi di era digital," ujar Ketua LPPM Unand, Dr.Ing. Ir. Uyung Gatot S. Dinata, M.T saat mengantar acara webinar ini.

Ia menambahkan, bahwa perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia sampai akhir tahun 2020 cenderung bergerak turun akibat dampak Covid-19 yang melambatkan perekonomian. Hal ini akan berdampak juga pada penyerapan tenaga kerja dan daya beli masyarakat. Kendati demikian terlihat trend transformasi UMKM dari offline ke ekosistem digital melalui peningkatan kualitas produk serta inovasi pengemasan produk yang penuh daya tarik.

Kerjasama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pihak swasta akan semakin erat dalam memperkuat ekosistem ekonomi digital melalui transformasi UMKM. Tujuannya adalah untuk mempercepat perputaran siklus ekonomi lokal, memperbaiki daya beli masyarakat, dan mendorong kebangkitan ekonomi kreatif Indonesia, khususnya Sumatera Barat pascapandemi.

"Peran pemerintah, inovator serta pelaku usaha dalam hal ini adalah sebagai daya bangkit perekonomian masyarakat, UMKM berperan penting dalam penguatan basis ekonomi kerakyatan, UMKM saat ini harus lebih jeli dengan peluang yang ada. Pengemasan produk yang berkualitas merupakan salah satu upaya yang brilliant," ujar Dr.Ing. Ir. Uyung Gatot S. Dinata, M.Si. 

Sementara Prof. Dr. Ir. Novelina, MS selaku narasumber menyampaikan, bahwa UMKM sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia harus dapat segera bertranformasi serta lebih kreatif dan inovatif, serta Go Digital sehingga mampu bertahan di masa pandemi.

"Upaya-upaya strategis yang senantiasa harus dilakukan para pelaku usaha UMKM, antara lain adalah inovasi akan pengemasan produk yang lebih menarik tapi tetap mengedepankan kualitas, " ujarnya. 

Hal lain yang tidak kalah pentingnya, yakni mengembangkan pemasaran produk-produk UMKM selama pandemi Covid-19 dengan menggunakan sistem digital yang efektif, ungkap Novelina.

Dalam kesempatan tersebut,  Prof.Dr.Ir. Novelina, MS juga memaparkan bagaimana pengemasan produk yang bukan hanya lebih menarik, tetapi pemilihan jenis kemasan yang tepat, sehingga memperpanjang masa kadaluarsa produk. Yang tak kalah penting yakni peningkatan kualitas produk serta hal-hal teknis lain agar dapat meningkatkan daya saing produk bagi pelaku UMKM di Sumatera Barat.

UMKM harus meningkatkan kompetensi dalam persaingan bisnis saat ini, dan di masa depan. UMKM juga harus jeli dalam pemanfaatan teknologi digital, tidak membutuhkan kontak fisik dan memudahkan transaksi karena menerima semua pembayaran digital.

Dalam acara Webinar kali ini, juga hadir sebagai peserta yakni dari Dinas Koperasi UMKM Provinsi Sumatera Barat serta perwakilan dari Dinas Koperasi UMKM dari berbagai Kabupaten/Kota dan para pelaku usaha UMKM.
(Noel)

0 komentar:

Post a Comment

Iklan

Iklan

Iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN KPU

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Ekonomi Bisnis

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER