12 June 2020

Sambut Tahun Ajaran Baru, Zulhardi Z Latif Tinjau Pembangunan Gedung Baru MTsN 5 Padang

Lokasi Pembangunan Gedung MTsN 5 Padang (Foto : GMN/Ist) 

PADANG, (GemaMedianet.com— Anggota DPRD Kota Padang, Zulhardi Z Latif melakukan peninjauan pelaksanaan pembangunan Gedung Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Padang yang berlokasi di Kawasan Kuranji, Jum'at (12/6/2020).

Kunjungan itu dimaksudkan guna mendapatkan kepastian bahwa pelaksanaan Pembangunan Gedung MTSN 5 Padang tersebut berjalan sesuai rencana, terutama di saat semakin dekatnya tahun ajaran baru 2020/2021.

"Alhamdulillah, dari hasil peninjauan kita bahwa pelaksanaan pembangunan Gedung Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Padang sudah memasuki tahap finishing," ungkap Zulhardi Z Latif, anggota Komisi IV DPRD Kota Padang yang membidangi kesejahteraan rakyat, pendidikan dan kesehatan ini.

Dijelaskan, pembangunan gedung MTsN 5 Padang ini nantinya terdiri sembilan lokal dan persentasenya sudah 90 persen, artinya tinggal menyelesaikan beberapa bagian seperti pintu dan jendela.

Zulhardi Z Latif yang juga didampingi pelaksana pekerjaan pembangunan gedung MTsN 5 Padang tersebut, berharap sisa pekerjaan yang ada dapat selesai ketika tahun ajaran baru 2020/2021 dimulai.

"Semoga cepat selesai agar tahun ajaran baru siswa siswi kita nantinya sudah dapat memakai ruang kelas baru (RKB), sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik, aman dan nyaman," harap politisi Partai Golkar yang akrab disapa "Buya" ini.

Ditanya soal memasuki tahun ajaran baru di masa New Normal yang diberlakukan di Sumatera Barat, Buya menjelakan, sebenarnya pertengahan Juli 2020 sudah bisa dilakukan proses belajar mengajar (PBM) atau bersamaan dengan tahun ajaran baru 2020/2021.

Khusus bagi siswa SMA sederajat, sebutnya, tentu hal ini bisa direalisasikan. Dengan catatan pihak sekolah mengikuti  himbauan dalam memasuki kehidupan tatanan baru (New Normal) dengan mengikuti protokoler kesehatan Covid-19.

"Dengan mengikuti kehidupan tatanan kehidupan baru di tengah pandemi Covid-19 ini, harapannya anak-anak tidak tertular oleh virus Covid-19," ulasnya.

Pihak sekolah nantinya diharuskan menyediakan westafel, sabun cuci tangan, memakai masker dan alat check poin atau check suhu, imbuhnya.

Kondisi itu, tentu sedikit berbeda bagi siswa SD dan SLTP Sederajat yang agak sulit diterapkan. Pasalnya, mereka masih anak-anak, masih suka ngumpul-ngumpul, dan bermain bersama.

"Perbedaan faktor usia ini tentu agak menyulitkan,” ulasnya.

Meski demikian, katanya lagi, dibutuhkan pengawasan dalam menerapkan protokoler Covid-19 di sekolah.

"New Normal bukan berarti sudah terbebas dari virus, tetapi justeru kehidupan tatanan baru dengan tetap menjaga kesehatan sesuai dengan protokoler Covid-19," cakapnya.

Karena hal itu penting, maka pelaksanaan PBM di masa pandemi Covid-19 ini perlu dibahas bersama Dinas Pendidikan Kota Padang.

"Kita akan dudukkan kembali dengan Dinas Pendidikan Kota Padang, bagaimana teknis dan solusinya, sehingga PBM tetap berjalan aman di masa Pandemi, khususnya bagi siswa SD dan SLTP,” tukasnya. (em)

#Red : Uki Ratlon 

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER