26 February 2020

KPU Pessel Nyatakan Pilkada 2020 Tidak Diikuti Calon Perseorangan


PAINAN, (GemaMedianet.com— Pilkada 2020 di Pesisir Selatan dipastikan tidak memiliki calon perseorangan atau independen. Pasalnya, hingga hari terahir jadwal penyerahan dan penerimaan syarat dukungan tanggal 23 Februari tidak ada bakal calon (balon) jalur independen atau perseorangan menyerahkan syarat dukungan.

Demikian disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Selatan, Epaldi Bahar saat dihubungi awak media di Painan, Rabu (26/2/2020).

Dijelaskan, KPU membuka jadwal penyerahan dan penerimaan syarat dukungan bagi balon yang maju melalui jalur independen atau perseorangan, mulai 19 - 23 Februari 2020. Namun selama Lima hari jadual penerimaan syarat dukungan, tidak ada yang menyerahkan syarat dukungan.

"Dengan demikian Pilkada Pessel dipastikan tidak diikuti calon perseorangan. Terlebih lagi, sebelum mendaftar, balon juga harus melalui tahapan yang sudah kita tetapkan," ujarnya.

Kendati tidak ada balon yang maju melalui jalur perseorangan di daerah itu, sebutnya, KPU tetap konsentrasi melaksanakan tahapan Pilkada sesuai jadwal yang telah ditentukan. Diantaranya perekrutan anggota PPS, dan penetapan daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada 2020.

Setelah melewati tahapan rekrutmen PPS dan penetapan pemilih selesai, KPU Pessel selanjutnya membuka tahapan pencalonan, tahapan kampanye hingga jadual pemilihan pada Rabu 23 September 2020.

"Pendaftaran bakal calon akan dibuka dari mulai 16 - 18 Juni 2020," ujarnya.

Seperti diketahui, syarat dukungan jalur independen sejak diumumkan pada 26 Desember tahun lalu, diantaranya menyerahkan syarat dukungan, mengisi data dukungan ke Silon yang telah disediakan KPU.

Syarat dukungan itu dientri ke Silon, kemudian dari Silon offline itu diprint, keluarlah B.1.1 KWK. Selanjutnya, file KWK itu diantar saat penyerahan syarat dukungan.

Selain itu, bakal calon harus memenuhi syarat dukungan 28.158 dari 331 daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu. Syarat dukungan itu juga harus tersebar di delapan kecamatan atau 50 persen dari 15 kecamatan yang ada. (doni) 

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN

IKLAN

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER