08 February 2020

Ketua DPRD Syafrial Kani dan Komisi IV Kunjungan Lapangan Monitoring Pembangunan di Tiga Kecamatan


PADANG, (GemaMedianet.com— Dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang, Syafrial Kani beserta unsur pimpinan dan anggota Komisi IV melakukan kunjungan lapangan sebagai upaya monitoring pembangunan di tiga kecamatan, Jum'at (7/2/2020).

Dalam kunjungan lapangan sekaligus menyikapi aspirasi masyarakat tersebut, Ketua DPRD Syafrial Kani didampingi Ketua Komisi IV Azwar Siry, Wakil Ketua Komisi IV Mastilizal Aye, Anggota Komisi IV Zalmadi dan Mukhlis, dan staf Sekretariat DPRD Kota Padang.

Turut hadir dalam kesempatan itu Kepala Bappeda Kota Padang Medi Iswandi, Kepala Dinas PUPR Kota Padang diwakili Staf Bidang Jalan dan jembatan Lili R dan Raf Indria, dan Lurah Kalumbuak Mardiana.

Dalam monitoring di tiga kecamatan, Kuranji, Nanggalo, Pauh itu beberapa fasilitas sarana dan prasarana jalan dan jembatan ditinjau Ketua DPRD Padang beserta rombongan. Diantaranya sejumlah titik di ruas jalan simpang tiga Kalumbuak Kecamatan Kuranji.

Di kawasan ini Ketua DPRD Syafrial Kani yang diikuti Lurah Kalumbuak Mardiana, mengatakan, ruas jalan Kalumbuak di sejumlah titik sudah cukup padat. Sementara badan jalan tak seimbang lagi dengan jumlah kenderaan yang melintasi, sehingga memerlukan pelebaran.

"Dari informasi yang diterima dari masyarakat, ruas jalan Kalumbuak sejak tahun 80-an tidak ada peningkatan jalan. Sementara jalan ini merupakan jalan utama sebelumnya adanya Bypass," terang Syafrial.

Hal itu dibenarkan Anggota Komisi IV lainnya, Zalmadi. Sebagai anak nagari, ia cukup kecewa terabaikannya peningkatan jalan Kalumbuak. 

"Sebelum ada jalan bypass, ruas jalan Kalumbuak merupakan sarana dan prasarana penting dan jalan vital bagi masyarakat. Sayangnya, setelah ada bypass ruas jalan Kalumbuak terabaikan," ungkapnya. 

Begitu juga dengan ruas jalan Gunung Sarik, sebut Syafrial Kani, sebagai jalan vital menghubungkan Balai Baru dan Gunung Sarik, sudah sangat mendesak dilakukan perbaikan dengan mutu yang lebih baik.

"Ruas jalan ini sudah harus ditingkatkan menjadi jalan bertulang. Tidak seperti selama ini, baru empat bulan sudah rusak dan banjir debu," tukasnya.

Oleh karena itu, sebagai bagian dari aspirasi masyarakat terhadap kondisi yang terjadi terhadap ruas jalan Gunung Sarik, DPRD sebagai penyambung aspirasi masyarakat akan memperjuangkan apa yang menjadi keinginan masyarakat di tahun 2021.

Apa disampaikan Ketua DPRD tersebut, diamini Lurah  Gunung Sarik, Zahardi. 

"Terima kasih atas kedatangan Ketua DPRD dan rombongan dalam kunjungan lapangan ke Gunung Sarik. Harapan kami jalan dari Balai Baru hingga Gunung Sarik dapat segera diperbaiki dan berkualitas," tukasnya. 

Sementara Ketua Komisi IV Azwar Siry mendukung apa yang menjadi aspirasi masyarakat. Sedangkan terkait debu, Anwar Siry berharap para pengusaha dump truck perlu mempertimbangkan dan memperhatikan kepentingan masyarakat banyak ketika melintasi ruas jalan tersebut. 

Senada, Wakil Ketua Komisi IV Mastilizal Aye berharap, ruas jalan Gunung Sarik yang merupakan jalan vital ke depan perlu segera mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kota Padang. 

"Sesuai prioritas RPJMD, maka infrastruktur jalan menjadi skala prioritas dalam program Pemerintah Kota Padang. Kami di DPRD memberi semangat untuk terealisasinya infrastruktur yang baik. Sehingga infrastruktur di Kecamatan Kuranji sama dengan kecamatan lainnya di Kota Padang," ujarnya. 

Apalagi, menurut Ketua Badan Kehormatan DPRD ini, potensi pariwisata di Kecamatan Kuranji cukup banyak dan menjanjikan dalam pengembangannya. "Pariwisata dan infrastruktur harus berbarengan," katanya. 

Di kesempatan itu Ketua DPRD Syafrial Kani beserta rombongan juga meninjau Jembatan Simpang III Belimbing Kuranji Padang atau dikenal dengan Jembatan Lubuak Panjang. 

Jembatan berlantai kayu, yang di sana-sini sudah keropos dan berpotensi mengundang ketidaknyamanan bagi pengguna jalan ini merupakan penghubung ke Simpang Pasar Lalang. 

Pantau GemaMedianet.com, sejumlah pengendara maupun pejalan kaki saat melintasi jembatan tersebut terpaksa ekstra hati-hati. (uki) 

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Florikultura Indonesia 2019 dan Pedatani

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER