15 September 2019

Eka Hariani Sandra, Srikandi DPRD Pasaman Bertekad Perjuangkan Peningkatan Harkat dan Martabat Kaum Perempuan


PASAMAN(GemaMedianet.comSatu dari tiga "srikandi" yang mendapat amanah untuk duduk di DPRD Kabupaten Pasaman periode 2019-2024, wajar saja kalau Eka Hariani Sandra berjanji akan memperjuangkan peningkatan harkat dan martabat kaum perempuan di daerah itu, tanpa mengabaikan sejumlah persoalan lain yang juga perlu diperjuangkan.

“Masih banyak hal yang perlu diperjuangkan untuk kaum perempuan di daerah ini,” kata politisi Partai Golkar (Golongan Karya) ini. 

Salah satu yang mendesak, menurut Eka, yaitu bagaimana perempuan ikut memainkan peran dalam membantu perekonomian keluarga. “Tentu saja dengan bekal keterampilan yang dinilai sesuai dengan perkembangan zaman,” katanya.

Dikatakan Eka, di tengah tuntutan hidup yang semakin berat, dinilai naif kalau untuk urusan pemenuhan nafkah keluarga hanya disandarkan pada suami dalam kapasitasnya sebagai kepala rumah tangga. 

“Saatnya para isteri turut membantu, sebatas kemampuan yang dimiliki,” katanya. Tapi, diingatkan Eka, bantuan yang diberikan ibu rumah tangga tetap dengan satu catatan penting, yaitu tidak mengabaikan tugas-tugas kodratinya sebagai ibu rumah tangga.

Eka menilai, seorang isteri yang bisa memainkan peran untuk membantu ekonomi keluarga, sejatinya juga melekat “harkat” dan “martabat” tersendiri. “Para suami akan berpikir panjang untuk berlaku semena-mena kepada isteri yang seperti itu,” katanya. 

Beda dengan isteri yang tidak memberi kontribusi bagi perekonomian keluarga, sang suami sering memandangnya dengan "sebelah mata." Tapi, dilanjutkan anggota dewan yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Pasaman I ini, seorang isteri baru bisa memberi kontribusi pada perekonomian keluarga bila sang isteri dimaksud memiliki bekal keterampilan dan pengetahuan yang cukup. 

“Hal-hal semacam inilah ke depan yang memerlukan perhatian serius, termasuk dari para legislator yang duduk di DPRD Pasaman,” tandasnya.

Eka memang telah bertekad untuk memberi perhatian lebih terhadap persoalan seperti itu, tentu saja dengan tidak mengabaikan aneka persoalan lainnya. “Termasuk persoalan anak,” ungkapnya.

Anak-anak di Pasaman, menurut Eka, harus mendapatkan hak-haknya secara layak, sesuai dengan standar-standar kemanusiaan yang ada. “Karena mereka adalah harapan masa depan bangsa ini,” tandasnya.

Perempuan yang sehari-hari bertempat tinggal di Lubuk Sikaping, ibukota Pasaman ini mengaku bahagia terpilih sebagai anggota DPRD Pasaman periode 2019-2024. Kebahagiaan Eka semakin lengkap setelah ia bersama para koleganya dilantik menjadi anggota DPRD Pasaman untuk rentang waktu lima tahun ke depan.

Tapi, diakui Eka, di balik kebahagiaan yang ia rasakan, ia juga menyadari beratnya beban yang akan dipikul, terutama dalam upaya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat di lembaga legislatif. “Ini tugas yang tidak ringan,” katanya. 

Persoalannya, menurut Eka, sebagai manusia biasa, ia tidak mungkin akan bisa memenuhi harapan semua orang, terutama yang berada di dapilnya. Makanya, menurut Eka, menyusul setelah dilantik menjadi anggota DPRD Pasaman, dalam hati ia memanjatkan doa agar diberi kekuataan oleh Allah SWT dalam memikul beban tugas yang amat berat itu. 

“Kita sebagai manusia merupakan dhoif, penuh keterbatasan, kelemahan, dan kekurangan. Allah SWT merupakan tempat yang tepat untuk mengadu dan meminta pertolongan," ungkapnya. (Noel)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Florikultura Indonesia 2019 dan Pedatani

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER