24 September 2019

Calender Of Event, Bupati Pasaman Buka Perayaan Titik Kulminasi Matahari Festival Equator 2019


PASAMAN(GemaMedianet.com— Rangkaian kegiatan Festival Equator 2019 digelar dalam rangka Perayaan Titik Kulminasi Matahari yang dilaksanakan di Halaman Museum Tuanku Imam Bonjol selama 6 hari.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Panitia Perayaan Titik Kulminasi Matahari 2019 yang juga Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Pasaman Linggoman,S.Pd di Bonjol, Selasa (24/9/2019).

Selanjutnya, ia mengatakan bahwa tujuan dilaksanakan acara tersebut adalah merupakan agenda dari Calender Of Event Sumatera Barat dan sekaligus untuk memperkenalkan objek serta daya tarik wisata Kabupaten Pasaman guna menjadikan Kabupaten Pasaman sebagai daerah tujuan utama Pariwisata Sumatera Barat.

Untuk mendukung kegiatan ini Panitia sebelumnya sejak hari Kamis tanggal 19 September telah melaksanakan beberapa kegiatan, diantaranya Pagelaran Seni Saluang Dendang, Randai, Ronggeng, Penampan simutu, penampilan sanggar, lomba permainan anak, Jambore Bikers dan festival kuliner pada hari Minggu 22 September 2019.

Dalam kesempatan itu turut hadir Bupati Pasaman yang diwakili oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Pasaman, Mulyatmin, Kepala Bidang Destinasi Sumbar Riau Deputi Bidang Pariwisata Kemenpar, Desti Murnianty SE.MM, Kepala BMKG Padang Panjang, Asisten III Joko Rifanto, Kapolres Pasaman diwakili Kasat Bimas, AKP Eva, Danramil Bonjol, beberapa Kepala OPD Pasaman, tokoh masyarakat, pelajar dan masyarakat.

Sementara itu Bupati Pasaman yang diwakili oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Mulyatmin saat membuka acara Perayaan Titik Kulminasi tersebut mengatakan, dengan diselenggarakannya acara tersebut adalah merupakan kepedulian semua pihak terhadap promosi wisata Daerah Pasaman.

Fenomena alam negeri tanpa bayangan yang terjadi di Equator Bonjol hanya terjadi dua kali dalam setahun tepatnya terjadi pada tanggal 21 sampai dengan 23 Maret dan 21 sampai dengan 23 September .

Kemudian Mulyatmin  mengatakan, dengan adanya fenomena ini mengajak  untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan mengingat betapa besar kuasa-NYA.

"Fenomena alam yang terjadi di Equator Bonjol sekarang adalah merupakan potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Pasaman, dan diharapkan akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara untuk datang dan berkunjung ke Pasaman," imbuh Mulyatmin.

Kepala BMKG Padang Panjang, Fajar Dwi Prasetio mengatakan, peristiwa fenomena alam yang disaksikan sekarang merupakan peristiwa alam, dimana matahari tepat di titik nol tengah bumi, sehingga terdapat adanya bayangan .

Kepala bidang Area 2 Asdep Destinasi Sumbar Riau Regional I Deputi bidang Pariwisata  Kemenpar Republik  Indonesia, Desty Murniati. SE,MM mengatakan, kegiatan Perayaan Fenomena Alam ditambah dengan pagelaran seni dan wisata kuliner  yang dilaksanakan di Museum Equator Bonjol ini tentu akan sangat memungkinkan daerah ini dijadikan daerah tujuan wisata Sumatera Barat bahkan Nasional.

"Untuk pengembangannya ke arah itu harus dikelola dengan lebih baik, Ia juga mengatakan, dari Pemerintah Pusat khususnya Kementerian Pariwisata tentu sangat mendukung dengan kegiatan ini yang merupakan peristiwa sangat langka di Indonesia bahkan di dunia," pungkasnya. (Noel/Humas)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Florikultura Indonesia 2019 dan Pedatani

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER