PADANG, (GemaMedianet.com) | Hujan deras yang mengguyur wilayah Kuranji pada Sabtu sore (31/1/2026) menyebabkan sungai meluap dan menjebol tanggul darurat di kawasan Pasar Lalang. Peristiwa ini mengakibatkan tiga unit rumah warga rusak sedang di bagian dinding belakang dan memaksa belasan jiwa mengungsi.
Merespon kejadian tersebut, Pemerintah Kota Padang melalui BPBD langsung menerjunkan personil untuk proses evakuasi dan penyaluran bantuan darurat di lokasi kejadian, tepatnya di RT 01 dan 02, RW 07 Kelurahan Kuranji.
Evakuasi dan Bantuan Darurat
Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, melaporkan bahwa seluruh korban terdampak telah dievakuasi ke rumah kerabat terdekat. Salah satu warga lansia, Kartini (75), harus dievakuasi secara khusus ke rumah saudaranya yang berjarak satu kilometer dari lokasi.
Penjabat (Pj) Sekda Kota Padang turun langsung ke lokasi untuk menyerahkan bantuan logistik kepada keluarga terdampak, antara lain Keluarga Jamalus (4 jiwa), Dinding belakang rumah jebol diterjang arus. Keluarga Indra (4 jiwa), mengalami kerusakan sedang pada bangunan. Keluarga Asnidar (6 jiwa), dinding bagian belakang rumah jebol.
"Bantuan sementara berupa family kit, beras, dan kebutuhan pokok lainnya sudah diterima langsung oleh kepala keluarga terdampak," ujar Hendri Zulviton.
Urgensi Pembangunan Tanggul Permanen
Penyebab utama banjir kali ini adalah jebolnya tanggul sementara yang sebelumnya dibangun pascabencana banjir lalu. Derasnya arus sungai akibat hujan ekstrem membuat struktur darurat tersebut tidak mampu lagi menahan debit air.
"Tanggul sementara itu akhirnya jebol saat banjir tadi sore. Kami sangat berharap segera dibangun tanggul permanen di titik tersebut agar saat hujan kembali turun, arus sungai dapat tertahan dan tidak lagi mengancam pemukiman warga," tegas Kalaksa BPBD.
Imbauan Kewaspadaan
BPBD Kota Padang terus mengimbau warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai Batang Kuranji untuk tetap waspada, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu dan risiko luapan air susulan akibat tanggul yang belum diperbaiki secara permanen. (kmf)
#Editor: Marzuki RH









0 comments:
Post a Comment