PADANG, (GemaMedianet.com) | Menyambut libur akhir pekan (long weekend) yang bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre II Sumatera Barat memastikan kesiapan layanan transportasi publik. Sebanyak 20.496 tempat duduk disiapkan untuk periode perjalanan 16 hingga 18 Januari 2026.
Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menjelaskan bahwa rata-rata kapasitas yang disediakan mencapai 6.832 tempat duduk per hari guna mengakomodasi lonjakan mobilitas masyarakat dan wisatawan.
Tiga Layanan KA Lokal Andalan Sumbar
KAI mengoperasikan tiga rute strategis yang menghubungkan pusat kota, destinasi wisata, hingga bandara:
| Nama Kereta Api | Rute Perjalanan | Frekuensi | Tarif |
| KA Pariaman Ekspres | Pauh Lima – Padang – Naras | 10 Perjalanan/Hari | Rp5.000 |
| KA Minangkabau Ekspres | Pulau Aie – Bandara (BIM) | 12 Perjalanan/Hari | Rp10.000 |
| KA Lembah Anai | Kayutanam – Padang | 6 Perjalanan/Hari | Rp3.000 - Rp5.000* |
Keunggulan Masing-Masing Koridor
Wisata Pantai : KA Pariaman Ekspres menjadi favorit wisatawan yang menuju Pantai Gandoriah.
Konektivitas Udara : KA Minangkabau Ekspres tidak hanya melayani penumpang bandara, tetapi juga populer untuk program edukasi pelajar melalui tiket rombongan.
Wisata Alam : KA Lembah Anai menawarkan panorama hijau yang menyejukkan sepanjang jalur Kayutanam ke Padang.
"Kereta api menjadi sarana transportasi ideal bagi masyarakat untuk menikmati kekayaan alam dan budaya Minangkabau secara aman, nyaman, dan sangat terjangkau," ujar Reza Shahab.
Prosedur Pemesanan Tiket
Untuk memastikan kenyamanan perjalanan, penumpang diimbau manfaatkan aplikasi resmi, yakni pemesanan sangat disarankan melalui aplikasi Access by KAI.
Kemudian periode pesan. Tiket dapat dipesan mulai H-7 sebelum keberangkatan. Lalu, hindari calo Masyarakat diingatkan untuk tidak membeli tiket di luar kanal resmi guna menghindari potensi penipuan.
Komitmen Pelayanan
KAI Divre II Sumbar berkomitmen menjaga ketepatan waktu (on-time performance) dan standar keselamatan tinggi selama masa libur panjang ini. Penyesuaian kapasitas dilakukan secara berkala sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat di lapangan. (pr)









0 comments:
Post a Comment