PRAKIRAAN CUACA

eqmap

15 January 2026

Darurat Mitigasi Bencana : Wawako Maigus Nasir Desak Pengerukan Sungai dan Percepatan Relokasi Warga Zona Merah



PADANG, (GemaMedianet.com) | Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mendesak pemerintah pusat untuk mempercepat penanganan darurat dan mitigasi bencana jangka panjang bagi warga yang bermukim di zona merah. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi bersama Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera di Padang, Selasa (13/1/2026).

Kondisi pendangkalan sungai yang ekstrem di Kota Padang menjadi sorotan utama, mengingat risiko banjir bandang yang terus mengancam keselamatan warga.

Kondisi Kritis Arus Sungai

Maigus Nasir melaporkan bahwa pendangkalan sungai telah mencapai tahap yang mengkhawatirkan, dan telah memakan korban materi.

Dampak nyata, sebutnya, sebanyak tujuh rumah warga hanyut terbawa arus pada awal Januari 2026 akibat luapan sungai. Kemudian Pemko Padang telah menyampaikan permohonan ke Pusat, dan untuk itu Pemko Padang mendesak Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk segera melakukan pengerukan sedimentasi guna memulihkan daya tampung sungai.

Skema Relokasi dan Bantuan Rumah

Mencegah berulangnya tragedi, Pemko Padang fokus pada pemindahan warga dari bantaran sungai ke lahan yang lebih aman namun tetap strategis.

Lokasi Prioritas Pendataan yakni Kecamatan Pauh, Kecamatan Nanggalo, Kecamatan Koto Tangah
Sementara Dua Skema Pembangunan Hunian diantaranya Kawasan Relokasi Baru, yakni  Pembangunan hunian secara terpusat yang ditangani oleh Kementerian PKP. Kemudian Hunian Tetap di Lahan Pribadi, dimana pembangunan melalui mekanisme BPP bagi warga yang memiliki lahan sendiri di luar zona merah.

Arahan Satgas Nasional

Merespons desakan Pemko Padang, pihak Satgas dan kementerian terkait menginstruksikan langkah administratif cepat. Diantaranya validasi data, dimana Pemko diminta segera mengirimkan usulan data warga secara mendetail (by name by address).

Kemudian, sumber Pendanaan yakni proyeksi pembiayaan akan diupayakan masuk dalam program R3P atau skema hibah bantuan dari BNPB.

"Kami telah menyiapkan lahan relokasi agar warga tetap berada di lingkungan yang tidak jauh dari lokasi semula. Fokus kami adalah memastikan keselamatan warga sebelum bencana kembali berulang," tegas Maigus Nasir.

Rapat koordinasi ini menjadi langkah krusial dalam menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah. Dengan keterlibatan Gubernur Sumbar dan Satgas Nasional, percepatan normalisasi sungai dan pembangunan hunian tetap diharapkan dapat terealisasi dalam waktu dekat. (kmf)

#Editor: Marzuki RH 

0 comments:

Post a Comment

SOLOK SELATAN

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

Blog Archive