10 October 2019

Pergerakan Lalu Lintas Jalan Khatib Sulaiman Melambat


PADANG(GemaMedianet.com— Pergerakan arus lalu lintas sepanjang Jalan Rasuna Said hingga ke Jalan Khatib Sulaiman sejak siang hingga sore, Rabu (9/10/2019) mulai melambat.

Meski ruas jalan Rasuna Said hingga ke Khatib Sulaiman kerap dipadati kenderaan roda dua dan empat, namun pemandangan hari ini berbeda dari hari sebelumnya.

"Ya, pemandangan hari ini cukup menyesakkan, karena jarak antara kenderaan yang satu dengan kenderaan lain sangat dekat, " tukas Son (51) salah seorang pengendara roda empat yang tadinya berniat ke Lubuk Minturun.

Untuk ke Lapai saja, sebutnya, butuh waktu lama. "Ini tidak seperti biasanya. Bisa-bisa kita lama di perjalanan, padahal ini sudah sore," ungkapnya heran yang diamini Hendri (51), pengendara lainnya.

Melihat pergerakan lalu lintas yang melambat, ia memutuskan untuk menunda tujuannya ke Lubuk Minturun.

"Terpaksa besok saja saya ke Lubuk Minturun, sepertinya tidak bisa sekarang," tukasnya kesal penuh tanya apa yang menjadi penyebab kemacetan di lokasi.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Dian Fakri yang turut hadir pada peninjauan perbaikan jembatan di depan Pangeran Beach Hotel bersama Walikota Padang Mahyeldi dan Plt Kepala Dinas PUPR Yenni Yuliza mengatakan, selama pengerjaan perbaikan jembatan berlangsung arus lalu lintas akan dialihkan ke Jl. Khatib Sulaiman.

"Untuk itu, kami menghimbau kepada pengendara kendaraan roda dua dan roda empat untuk mengambil jalur tersebut untuk sementara hingga jembatan selesai diperbaiki," jelasnya.

Pantauan GemaMedianet.com, sejak siang pukul 15.00 WIB pergerakan arus lalu lintas  mulai Jalan Rasuna Said ke Jalan Khatib Sulaiman hingga Trans Mart sangat melambat.

Kondisi melambat itu membuat sejumlah pengendara berusaha menghindari kemacetan dengan memintas jalan ke Jalan Pramuka. Untuk selanjutnya menyusuri jalanan kecil di belakang kampus STIE AKBP hingga sampai ke jalan samping Rumah Makan Lamun Ombak, dan berhenti di traffict light. (em)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Florikultura Indonesia 2019 dan Pedatani

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER