25 September 2019

Hari Ini Dua Kelompok Berunjuk Rasa ke DPRD Sumbar, Kombes Pol Yulmar Tri Himawan : Jangan Anarkis !


PADANG(GemaMedianet.com— Belum lama mahasiswa berunjuk rasa ke gedung DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), hari ini mahasiswa kembali menyampaikan aspirasinya ke rumah rakyat yang beralamat di Jalan Khatib Sulaiman No.87 Padang, Rabu (25/9/2019).

"Ya, hari ini ada dua kelompok yang akan menggelar unjuk rasa ke gedung DPRD Sumbar. Pertama, Aliansi Masyarakat Kebangsaan, dan kedua dari HMI," ungkap Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Trinda Himawan kepada gemamedianet.com di tengah persiapan pengamanan aksi demo di halaman kantor DPRD Sumbar.

Dijelaskan, dua kelompok yang berunjuk rasa masing-masing memiliki maksud dan tujuan yang berbeda satu sama lain. Untuk Aliansi Masyarakat Kebangsaan berkaitan dengan kebangsaan, sedangkan HMI berkaitan dengan Rancangan KUHP.

Dari pemberitahuan kedua kelompok masing-masing menurunkan massa sebanyak 500 orang, dan untuk melakukan pengamanan Polresta Padang menurunkan petugas sebanyak 300 personil ditambah dari Polda Sumbar sebanyak 300 personil.

"Namun demikian kita akan lihat eskalasinya, dan mudah-mudahan semua berjalan aman dan langsung damai," ujar mantan Wadir Narkoba Polda Sumbar ini.

Terkait pengamanan, Kapolresta menyebutkan kepolisian sudah ada SOP serta petunjuknya, dan tentu kepolisian mengacu pada SOP dan petunjuk yang ada. Seperti penggunaan kekuatan, berapa personil yang akan disiapkan, semua sudah ada ketentuannya.

Begitu juga dalam upaya pengamanan bersamaan meningkatnya aksi demo akhir-akhir ini, menurut Kapolres, Kepolisian tetap mengacu pada SOP dan petunjuk yang telah ada.

"Alhamdulillah, demo di Padang Sumatera Barat masih terkendali karena masyarakat termasuk mahasiswa melaksanakan demo secara tertib. Ini yang kita harapkan, mudah-mudahan situasi tetap terjaga kondusif," ujarnya.

Ia menambahkan, penyampaian aspirasi memang diatur dalam undang-undang, namun dalam demo itu juga ada kepentingan orang lain, dan oleh karena itu jangan sampai melanggar hukum.

"Sampaikanlah aspirasi, tetapi jangan melanggar hukum dan anarkis," tegas kapolres lagi. (uki)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Florikultura Indonesia 2019 dan Pedatani

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER