30 March 2020

Pemprov Sumut Kirim 125 APD Antisipasi Pencegahan Covid-19 ke Kepulauan Nias


GUNUNGSITOLI, (GemaMedianet.com) - Pemerintah Provinsi  Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengirimkan 125 paket Alat Perlindungan Diri (APD) berupa baju Coverall dan sepatu boot untuk Kepulauan Nias. Ini merupakan bagian dari upaya Pemprov untuk percepatan penanganan Covid-19 di daerah ini.

APD tersebut diserahkan Kepala Dinas Pariwisata Sumut, Ria Telaumbanua kepada Wakil Bupati Nias, Arosekhi Waruwu, di Pendopo Bupati Nias, Ononamolo I, Gunung Sitoli, Jumat (27/3/2020). 

"Pertama tama saya sampaikan salam Bapak Gubernur. Dua hari lalu beliau menelpon saya, memberikan instruksi langsung agar membawakan APD ke Kepulauan Nias, sebenarnya ini bisa dikirimkan lewat paket. Namun beliau ingin saya mewakilkannya untuk memberikan langsung kepada bupati/walikota yang ada di Kepulauan Nias,” ujar Ria.

Dikatakan Ria, Pemprov Sumut saat ini baru menerima bantuan sekitar 1000 APD dari pemerintah pusat dan langsung didistribusikan ke daerah kabupaten/kota. Nias adalah daerah pertama yang mendapat kiriman APD tersebut.

Ria berpesan kepada para bupati dan walikota se-Kepulauan Nias, agar serius mengantisipasi penyebaran Covid-19.

"Saya ingin sampaikan kepada bapak/ibu sekalian bahwa saat ini penyebaran virus corona tidak bisa dianggap main-main, untuk itu saya ingin seluruh kabupaten/kota yang ada di Kepulauan Nias ini serius untuk menanggulangi ini, kepulauan ini harus kita jaga, itu yang paling dipesankan oleh Bapak Gubernur," tambahnya.

Ia juga meminta agar Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang masuk ke Nias harus dipantau dengan ketat. 

"Terpenting saat ini adalah pencegahan, setiap orang masuk harus benar-benar diidentifikasi, yang berstatus ODP itu kalau perlu ditelepon tiga kali sehari, pastikan dia terus berada di rumah. Jangan sampai ada yang positif di pulau ini," ujarnya.

Ria pun mengajak agar terus berpikir inovatif dan berhenti untuk mengeluh. Menurutnya, saat ini masker adalah barang yang langka, seberapa banyak pun uang tak akan mudah untuk mendapatinya. 

"Untuk itu mulai lah berdayakan warga kita yang bisa menjahit, buat masker yang berbahan kain, yang terbuat dari kain bisa dicuci dan dipakai lagi," terangnya.

Pada kesempatan itu, Ria juga memberikan electric sprayer desinfectan atas sumbangan pribadi kepada Dinas Kesehatan Nias, Nias Utara dan Gunungsitoli, lalu Museum Pusaka Nias dan Rumah Yatim Piatu yang diasuh Suster Clara, Museum Pusaka Nias, Polres Nias dan Kodim 0213/Nias.

Sebagai tindak lanjut, Ria berharap apa yang dikatakannya dapat dibahas pada pertemuan khusus Forum Kepala Daerah (FORKADA) se Kepulauan Nias yang diadakan Sabtu (28/3).

"Untuk mengambil langkah-langkah pencegahan termasuk pembatasan masyarakat dan aparatur negara keluar masuk Kepulauan Nias. Adapun pintu masuk yang harus dijaga ketat dan diawasi adalah Bandar Udara Binaka, Pelabuhan Gunung Sitoli dan Teluk Dalam," ujarnya.

Wakil Bupati Nias, Arosekhi Waruwu mungucapkan terima kasih atas perhatian lebih Gubernur Sumut pada Kepulauan Nias.

"Saya mewakili kabupaten/kota se-Kepulauan Nias sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah memprioritaskan kami, dan mengawasi kami untuk penanganan penyebaran wabah Covid 19 ini. Puji Tuhan sampai hari ini belum ada warga kita yang terinfeksi virus tersebut," ujarnya.

Kemudian ia pun menjelaskan apa yang sudah dilakukan untuk memgantisipasi Virus Corona. "Langkah-langkah yang sudah kami ambil adalah dengan membentuk satuan gugus tugas di setiap kabupaten/kota se-Kepulauan Nias, dimana ketuanya adalah Wakil Walikota Gunungsitoli," jelasnya.

Ia juga mengatakan, anak sekolah yang ada di Kepulauan Nias sudah menerapkan sistem belajar dari rumah. 

"Kita juga sudah memberikan surat edaran, agar anak-anak kita belajar dari rumah mulai dari TK hingga SMA, tak hanya itu kita juga sudah membuat surat edaran agar warga menunda melakukan pesta, dan melakukan ibadah di rumah masing-masing sebagai langkah antisipasi virus corona," paparnya.

Arosekhi menyampaikan harapannya, agar Pemprov Sumut membantu memfasilitasi alat di RSUD Gunungsitoli.

"Cuma satu rumah sakit yang memungkinkan di Kepulauan Nias ini menjadi rujukan untuk penanganan Covid 19. Namun perlu dibantu melengkapi fasilitas, sehingga layak untuk menjadi rumah sakit rujukan. Jika nanti ada warga kami yang suspect, akan sulit bila harus dibawa ke Rumah Sakit Rujukan yang berada di luar Kepulauan Nias," tambahnya.

Pada pertemuan itu turut hadir Dandim 0213/nias Letkol Inf.TP.Lobuan Simbolon, Wakapolres Nias Kompol Yafao Harefa, Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Utara Yafeti Nazara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli, Wilser J. Napitupulu, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Marthin L.Harefa.

Selanjutnya, Ria dan rombongan yang terdiri dari Dinas Kesehatan Provsu Bangun Hot Lumbangaol, Staf Disparbud Sumut Terbit Perangin-angin dan Direktur RSUD Gunungsitoli Julianus Dawolo mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunungsitoli melihat keadaan ruang isolasi yang nantinya akan menampung warga berstatus PDP.

Pada RSUD Gunungsitoli tersebut terdapat 12 tempat tidur yang sudah disiapkan, dengan ruangan yang sudah memiliki ventilasi udara.

#uki  I  Humas Sumut

0 komentar:

Post a Comment

Iklan

Iklan

Iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN KPU

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Ekonomi Bisnis

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER