08 April 2026

Senam Sehat Sambil Sosialisasi, BPS dan Pemko Padang Tabuh Genderang Sensus Ekonomi 2026



PADANG (GemaMedianet.com) |  Lapangan Apeksi di Balai Kota Padang, Aie Pacah, tampak lebih ramai dari biasanya pada Rabu (8/4/2026). Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Padang tumpah ruah mengikuti senam pagi yang kali ini terasa istimewa karena dibarengi dengan Sosialisasi Sensus Ekonomi (SE) 2026.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Korpri Kota Padang dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang. Hadir langsung dalam acara tersebut Kepala BPS Kota Padang, Dessi Febriyanti, bersama jajaran Asisten Setdako Padang, yakni Didi Aryadi (Asisten II), Corri Saidan (Asisten III), dan Tarmizi Ismail (Asisten I).

Data Dasar Pembangunan Sepuluh Tahun
Usai melaksanakan senam, Kepala BPS Padang, Dessi Febriyanti, menjelaskan bahwa tahun 2026 merupakan momentum Sensus Ekonomi kelima sejak pertama kali digelar tahun 1986. Sensus ini rutin dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali pada tahun yang berakhiran angka enam.

“Tujuan Sensus Ekonomi adalah menyediakan data dasar seluruh kegiatan ekonomi—kecuali sektor pertanian—sebagai landasan penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional. Kami memotret informasi struktur ekonomi, karakteristik usaha, hingga tren ekonomi digital dan lingkungan,” jelas Dessi.

Dessi menambahkan bahwa jadwal pendataan lapangan akan dimulai pada bulan Mei hingga Agustus 2026. Ia mengimbau seluruh pelaku usaha di Kota Padang untuk memberikan jawaban yang jujur dan lengkap kepada petugas.

Manfaat Bagi Pelaku Usaha
Sensus Ekonomi 2026 menawarkan berbagai manfaat bagi dunia usaha, di antaranya:

Legalitas Data: Usaha tercatat secara resmi dalam basis data nasional.

Akses Program: Memperbesar peluang mendapatkan program pembinaan dan pembiayaan UMKM.

Transparansi: Akses data hasil sensus yang bisa digunakan pelaku usaha untuk melihat peta kompetisi pasar.

Dukungan Penuh Pemko Padang
Asisten III Setdako Padang, Corri Saidan, mengajak seluruh ASN dan masyarakat untuk menyukseskan agenda besar ini. Menurutnya, akurasi data Sensus Ekonomi akan sangat menentukan ketepatan kebijakan pemerintah dalam sepuluh tahun ke depan.

“Pemerintah Kota Padang mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Mari kita terima petugas dengan baik karena data ini adalah fondasi pembangunan kita,” ajak Corri.

Acara yang berlangsung hangat ini juga dihadiri oleh sejumlah kepala OPD, di antaranya Kepala Dinas Pertanian Yoice Yuliani, Plt Kadis Kominfo Syafriadi, dan Camat Pauh Titin Masfetrin. Sebagai penyemangat, BPS Kota Padang juga membagikan berbagai hadiah bagi peserta senam yang beruntung. (Charlie/Editor)

📈 Analisis Strategis untuk S1 Administrasi Publik (Materi: Statistik Sektoral)
Kegiatan ini merupakan contoh nyata dari Public Awareness Campaign dalam manajemen data negara:

Evidence-Based Policy: Sensus Ekonomi adalah instrumen utama untuk menghasilkan data makro dan mikro. Dalam administrasi publik, tanpa data sensus yang akurat, pemerintah akan mengalami Policy Failure karena perencanaan tidak berbasis realita (fakta di lapangan).

Inter-Agency Collaboration: Sinergi BPS (instansi vertikal) dan Pemko (pemerintah daerah) menunjukkan koordinasi yang baik dalam One Data Indonesia (Satu Data Indonesia).

Digital Economy Mapping: Fokus SE 2026 pada ekonomi digital menunjukkan bahwa administrasi statistik kita mulai adaptif terhadap perubahan lanskap ekonomi modern yang bergeser ke arah daring (online). (kmf)

#Editor : Marzuki RH 

0 comments:

Post a Comment


SOLOK SELATAN

PRAKIRAAN CUACA

eqmap

KHAZANAH

POLDA SUMBAR

iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Iklan

Iklan

Terkini

Iklan

FACEBOOK - TWEETER

Iklan

BUMN

Iklan

Iklan

REMAJA DAN PRESTASI

iklan

Blog Archive