SOLSEL, (GemaMedianet.com) | Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat, Mario Syahjohan, memimpin Tim Safari Ramadan (TSR) Provinsi mengunjungi Masjid Nurul Hidayah, Jorong Sungai Durian, Nagari Bomas, Jumat (13/3/2026).
Kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya mempererat jembatan silaturahmi antara wakil rakyat dengan konstituen di daerah asalnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mario menyerahkan total bantuan hibah sebesar Rp100 juta dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang dibagi untuk tiga titik rumah ibadah di wilayah Solok Selatan dan Kabupaten Solok.
Mario menjelaskan, bahwa dana bantuan tersebut dialokasikan secara proporsional untuk mendukung kelanjutan pembangunan sarana ibadah jemaah antara lain Rp40 Juta untuk Masjid Nurul Hidayah, Bomas (Solok Selatan).
Kemudian Rp40 Juta untuk Masjid di Pantai Cermin (Kabupaten Solok), dan Rp20 Juta untuk Mushala di Bangko Bomas (Solok Selatan).
"TSR ini adalah jembatan silaturahmi. Kesibukan aktivitas sehari-hari sering membuat kita jarang bertemu, maka di bulan suci inilah kita jalin kembali kedekatan tersebut sambil memberikan kontribusi nyata untuk pembangunan masjid," ujar Mario Syahjohan yang juga menjabat Wakil Ketua Gerindra Sumbar.
Edukasi Politik : Lawan Apatisme
Di hadapan jemaah, putra daerah Sungai Durian ini juga menyelipkan pesan penting mengenai hak suara. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak apatis dalam setiap proses pemilihan yang akan datang.
"Jangan sampai puluhan ribu suara tidak tersalurkan. Mengaku mendukung seseorang tapi tidak datang ke TPS itu sama saja bohong. Mari tingkatkan kepedulian, karena kalau bukan kita, siapa lagi yang akan membangun daerah ini," tegasnya.
Kesiapan Pilwana Serentak 2026
Senada dengan itu, Anggota DPRD Solok Selatan, Ronal Syahjohan, memberikan informasi krusial mengenai rencana Pemilihan Walinagari (Pilwana) Serentak di Kabupaten Solok Selatan.
"Insya Allah, September atau Oktober mendatang akan dilaksanakan Pilwana serentak. Ini adalah kesempatan bagi putra-putri terbaik untuk membaktikan diri membangun nagari. Pilihlah yang terbaik dari yang paling baik," jelas Ronal.
Berkah bagi Nagari Bomas
Pejabat (Pj) Walinagari Bomas, Sasrawati, menyatakan rasa syukur atas perhatian besar pemerintah terhadap wilayahnya. Tahun ini, Nagari Bomas menerima empat kali kunjungan Safari Ramadhan (tiga tingkat kabupaten dan satu tingkat provinsi).
"Banyaknya kunjungan ini membawa dampak langsung bagi perbaikan masjid dan mushala. Ini benar-benar berkah Ramadhan bagi warga Bomas," pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Biro Kesra Pemprov Sumbar, Anggota DPRD Solok Selatan Mon Nofrizal, staf nagari, serta Ustadz Aprianto yang memberikan siraman rohani sebelum waktu berbuka tiba.
Profil Singkat Masjid Nurul Hidayah
Masjid Nurul Hidayah merupakan pusat kegiatan keagamaan tertua di Jorong Sungai Durian. Lebih dari sekadar tempat shalat lima waktu, masjid ini berfungsi sebagai Sentra Pendidikan yakni Wadah bagi puluhan santri TPQ/TQA setiap sorenya.
Kemudian, Pusat Sosial. Lokasi musyawarah jorong dan kegiatan pemberdayaan masyarakat Nagari Bomas. Lalu, Oase Musafir. Posisinya terletak di jalur yang sering dilalui warga antar-kecamatan di Solok Selatan.
Meskipun berdiri dengan struktur yang kokoh, Masjid Nurul Hidayah saat ini tengah berada dalam tahap pemerataan fasilitas. Beberapa poin yang menjadi fokus pengembangan meliputi Perluasan Area Shalat. Untuk menampung lonjakan jemaah pada saat salat Jumat dan hari besar Islam (Idul fitri/Idul adha).
Kemudian, Renovasi Tempat Wudu dan Sanitasi. Modernisasi fasilitas air bersih agar lebih higienis dan nyaman bagi lansia. Selanjutnya, Penyelesaian Interior. Pemasangan keramik dan plafon di beberapa sisi bangunan yang masih dalam tahap finishing.
Pemanfaatan Dana Hibah Rp40 Juta
Bantuan yang diserahkan oleh TSR DPRD Provinsi Sumbar pimpinan Mario Syahjohan ini direncanakan akan dialokasikan secara transparan oleh pengurus masjid untuk (1). Percepatan pembangunan kubah/atap (untuk mencegah kebocoran saat cuaca ekstrem). (2). Pengadaan sarana pengeras suara (sound system) guna mendukung kegiatan dakwah dan pengajian. (3). Subsidi operasional ramadhan bagi guru mengaji dan garin masjid.
"Masjid ini adalah jantung spiritual kami di Sungai Durian. Bantuan ini bukan sekadar angka, tapi napas baru bagi kelanjutan pembangunan fisik yang sempat tersendat." — (Kutipan Pengurus Masjid)
(mzr)










0 comments:
Post a Comment