PADANG (GemaMedianet.com) | Stadion Haji Agus Salim kembali menjadi saksi bisu pilunya nasib Semen Padang FC dalam lanjutan Liga Super Indonesia 2025/2026. Menjamu pemuncak klasemen Persib Bandung, Minggu (5/4/3026), tim berjuluk Kabau Sirah terpaksa menyerah dengan skor telak 0-2 di hadapan pendukungnya sendiri.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persib langsung mengambil inisiatif serangan. Dominasi Maung Bandung membuat anak-anak asuh Semen Padang kesulitan mengembangkan permainan.
Meski sempat memberikan perlawanan dan menciptakan beberapa peluang, rapatnya barisan pertahanan tim tamu membuat upaya tuan rumah selalu kandas sebelum membahayakan gawang.
Brace Ramon Tanque Jadi Mimpi Buruk
Kebuntuan pecah di pertengahan babak pertama. Striker asing andalan Persib, Ramon Tanque, sukses merobek jala gawang Semen Padang, mengubah skor menjadi 1-0 yang bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin sengit. Semen Padang mencoba bangkit untuk mengejar ketertinggalan, namun disiplinnya lini belakang Persib menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus.
Alih-alih menyamakan kedudukan, kelengahan lini pertahanan tuan rumah justru kembali dihukum oleh Ramon Tanque. Gol keduanya (brace) memastikan kemenangan Persib menjadi 2-0.
Atmosfer GOR Agus Salim Meredup
Dukungan sekitar 10 ribu suporter yang memadati tribun GOR Haji Agus Salim sempat membuat atmosfer stadion bergemuruh. Namun, gol kedua Ramon Tanque seolah mematikan asa publik tuan rumah dan membuat stadion terdiam hingga peluit panjang ditiupkan.
Kemenangan ini semakin mengokohkan posisi Persib Bandung di puncak klasemen sementara. Sebaliknya, hasil ini menjadi pukulan telak bagi Semen Padang FC. Kekalahan di kandang sendiri menahan posisi mereka di papan bawah dan semakin memperberat tekanan di zona degradasi. (rsd)









0 comments:
Post a Comment