Ruang Iklan Anda

13 May 2019

Satpol PP Pasaman Razia Kafe Remang-remang di Kuburan Duo, Tindaklanjuti Laporan Masyarakat


PASAMAN(GemaMedianet.com— Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasaman melakukan razia terhadap Kafe remang-remang Kuburan Duo di Jalan Lintas Panti-Dua Koto hingga pukul 00.30 WIB dini hari, Senin (13/5/2019).

Kasatpol PP Pasaman, Asmadi melalui Kabid. Tibumtranmas, Aprialdi Said mengatakan operasi penertiban tersebut sebagai tindak lanjut dari banyaknya laporan masyarakat bahwa ada aktifitas esek-esek (asusila) di Kafe remang-remang Kuburan Duo Jalan Lintas Panti - Dua Koto tersebut.

"Benar, kami menerima laporan dari masyarakat bahwa lokasi Kafe remang-remang di Kuburan Duo Jalan Lintas Panti-Dua Koto sering dijadikan tempat berbuat mesum (asusila) berkedok karaoke. Makanya tadi kami turunkan dua regu petugas Satpol PP ke lokasi untuk melakukan penertiban," ujar Aprialdi Said.

Dalam operasi tersebut kata dia, petugas hanya menemukan sepasang muda-mudi sedang nongkrong di Kafe tersebut beserta pemiliknya.

"Namun sepasang muda-mudi tersebut hanya nongkrong minum biasa yang mengaku pengunjung Kafe. Usai diinterogasi petugas, sepasang muda-mudi itu langsung dibubarkan karena sudah tengah malam," tambahnya.

Pihaknya langsung melakukan pembinaan kepada pemilik Kafe untuk tetap menaati Perda Nomor 12 Tahun 2016 tentang ketentraman dan ketertiban umum.

"Tadi juga pemilik Kafe yang berinisial AA (32) juga sudah menandatangani surat pernyataan tentang kesediaannya menaati Perda tersebut. Namun usai pembinaan ini tidak tertutup kemungkinan operasi serupa masih akan kita lakukan di lain waktu. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak bermain-main dengan ketegasan petugas. Apalagi saat ini juga menjaga kesucian Bulan Ramadhan," tukasnya.

Disamping itu kata dia, pihaknya juga melakukan penyisiran terhadap sejumlah Kafe di Kecamatan Panti dan Taman Makam Pahlawan, Kecamatan Lubuk Sikaping.

"Kita terus berupaya untuk menciptakan keamanan dan ketertiban umum maayarakat di Pasaman. Untuk itu kami juga sangat menunggu laporan masyarakat jika masih ada informasi serupa di daerah lain agar dilaporkan kepada kami. Sebab, kita sangat serius menjaga dan mengawal Visi Misi daerah menuju Agamis," tutupnya. (Noel)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Florikultura Indonesia 2019 dan Pedatani

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER