03 September 2019

Cetak Generasi Trampil, Sekda Maraondak Buka Pelatihan PBK Gelombang III di BLK Lubuksikaping


PASAMAN(GemaMedianet.com— Dalam menekan angka pengangguran dan mencetak calon-calon tenaga kerja terampil, pemerintah tengah mengupayakan berbagai hal. Salah satunya adalah menggelorakan fungsi pelatihan di balai latihan kerja (BLK) di Tanah Air.

Selain untuk mencetak generasi muda yang memiliki skill dan keterampilan menghadapi perkembangan globalisasi, pelatihan di BLK diharapkan dapat memenuhi kebutuhan industri dan menciptakan wirausaha-wirausaha muda.

"Kita harus semangat menyongsong tahun pendidikan vokasi, tahun peningkatan Sumberdaya Manusia yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Pusat," sebut Drs. Maraondak, Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman di sela-sela acara pembukaan pelatihan di Aula BLK Lubuksikaping, Selasa (3/9/2019).

Dikatakan oleh Maraondak, keberadaan BLK Lubuksikaping sebagai lembaga pelatihan pemerintah di daerah ujung utara Sumatera Barat ini diharapkan terus menerus konsisten dan komit dalam mencetak generasi-generasi muda yang ahli.

Selain itu, seluruh peserta pelatihan harus serius, harus fokus mengikuti tata tertib dan aturan main, sehingga sesuai dengan standar pelatihan dan tentunya akan melahirkan hasil yang maksimal.

"Adek-adekku semua masuk ke sini terkait pelatihan skill dalam kondisi nol (0), hendaknya usai pelatihan juga jangan nol (0), tetapi sudah harus memiliki kemampuan dan keahlian sesuai dengan bidang yang dipelajari," ujar Maraondak.

Sebab, menurut Maraondak, dewasa ini persaingan dunia kerja kian ketat saja. Menyadari kondisi itu, kita semua harus berupaya mengasah kompetensi tenaga kerja agar sesuai kebutuhan industri.

Utamanya, menurutnya melalui peran BLK yang digenjot Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui konsep Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK).

Di sisi lain, Kasi Penyelenggara Pelatihan BLKI Padang, Riswanto yang hadir pada acara ini menjelaskan bahwa pelatihan kerja dapat berperan aktif. Hal tersebut diyakini dapat menjadi alternatif dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan global yang semakin ketat.

Riswanto juga menegaskan setiap siswa yang ikut pelatihan harus serius, sehingga dalam konteks pelatihan yang di ikuti oleh peserta dapat meningkatkan; Knowledge, Skill, Attitude.

Pada awal pelatihan di ikuti peserta diharapkan dapat meningkatkan pengetahuannya, pengetahuannya ini kemudian yang terus menerus diasah sehingga ahli dan kompeten. 

Tidak cukup di situ saja, Riswanto meneruskan setiap siswa juga dituntut agar bisa memiliki sikap moral dan perilaku serta sikap yang baik. Sebab menurutnya percuma memiliki pengetahuan, keahlian, dan keterampilan jika tidak diikuti sikap yang baik.

Pada sisi lain, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat yang hadir pada acara dimaksud juga menjelaskan bahwa pemerintah sedang galak-galaknya mengembangkan SDM melalui pendidikan vokasi.

"Alhamdulillah BLK Lubuksikaping sudah memulai, dan kita apresiasi bahwa Pemkab Pasaman memiliki lembaga pelatihan BLK yang dapat di dorong kedepan untuk mengatasi pengangguran" sebutnya.

Bangun Mushalla, Siswa BLK Lubuksikaping Bersyukur

Di sela sela acara pembukaan pelatihan PBK Gelombang III di BLK Lubuksikaping usai acara pembukaan dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan mushalla.

Kadis Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja Kab. Pasaman Drs. M.N Susilo, MM didampingi Kabid Tenaga Kerja Dinas Peraginnaker serta kepala BLK Lubuksikaping mengatakan bahwa rencana pembangunan mushalla merupakan kebutuhan di BLK Lubuksikaping.

Untuk disiplin waktu selama ini siswa kerepotan jika ingin melaksanakan shalat harus keluar dari area BLK Lubuksikaping. Sementara para peserta dituntut untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan panitia pelatihan termasuk melaksanakan ibadah.

"Dengan adanya Mushalla di BLK, diharapkan siswa lebih fokus ditempat, sehingga siswa bisa bergantian melaksanakan amal ibadah di BLK" ujar Susilo.

Dikatakan Susilo, BLK Lubuksikaping memang masih butuh pengembangan dimasa mendatang untuk menjawab tantangan kaum milenial.

Dia berharap semoga kedepan pelan-pelan BLK Lubuksikaping terus berbenah ke arah yang lebih baik. Sehingga keberadaan BLK menjadi salah satu pilar dalam upaya pengentasan pengangguran dalam upaya mewujudkan kesekahteraan rakyat di Pasaman.

Haryadi kepala BLK juga mengatakan, berterimakasih atas binaan BLKI Padang sebagai BLK Pembina di wilayah Sumbar Riau Kepri. 

"Program pelatihan 1.000 pemuda di Pasaman pada tahun ini mudah-mudahan mencapai target dan kedepannya BLKI Padang terus membina BLK Lubuksikaping dalam mencetak generasi muda terampil," sebut Haryadi. (Noel/Humas)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Florikultura Indonesia 2019 dan Pedatani

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER