08 July 2019

Sambut Era Industri 4.0, Pariaman Expo 2019 Dibuka Wagub Sumbar


PARIAMAN(GemaMedianet.com— Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 17, Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman melalui  Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Perindagkop dan UKM) setempat kembali menggelar Pariaman Expo. Agenda tahunan yang  berlangsung mulai 6 - 14 Juli 2019 ini mengangkat tema “Akselerasi Pengembangan Industri Kreatif, Menyambut Industri 4.0” bertujuan untuk memberikan peluang promosi produk hasil kerajinan masyarakat Kota Pariaman serta memberikan peluang insvestasi dan meningkatkan pariwisata Kota Pariaman.

Pembukaan kegiatan  yang dilangsungkan di Pantai Gandoriah Pariaman, Minggu (7/7/2019) tersebut ditandai dengan pemukulan beduk oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit bersama dengan Walikota Pariaman Genius Umar, Wakil Walikota Mardison, Ketua DPRD Pariaman Faisal, Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan, Kasdim 0308/Pariaman Mayor Inf. Marjoni, unsur Forkopimda Sumbar dan Pariaman, Ketua TP PKK dan GOW Sumbar dan Pariaman.

Selain itu juga diikuti Majelis Dzikir As Samawat Jakarta Ustadz H. Ahmad Buhori, Ketua BKMT Sumbar dan Pariaman, Ketua Yayasan Ibnu Abbas Pariaman, Majelis Taklim Se Sumatera Barat, Kepala Cabang BRI Pariaman, serta Kepala OPD, para Camat di lingkungan Pemko Pariaman.

Menariknya, dalam mewujudkan konsep wisata Religi di Kota Pariaman, pembukaan Pariaman Expo ini juga diadakan Dakwah Wisata oleh BKMT se-Sumbar yang didukung dengan Tausiah dan zikir akbar.


Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit memberikan apreseasi dan penghargaan yang tinggi pada Walikota Pariaman yang telah berhasil melakukan inovasi terhadap Kota Pariaman, dan telah ditata dengan rapi sehingga menjadi kota tujuan wisata terbesar di Sumbar.

Di kesempatan itu Wagub Nasrul Abit juga mengulas, Sumatera Barat saat ini belum memiliki kawasan sebagai pusat souvenir dan merchandise yang representatif. Peluang ini bisa dimanfaatkan Kota Pariaman, karena lokasi yang dekat dengan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan salah satu jalur perlintasan antara kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

"Pariaman sebagai pusat souvenir dan merchandise tersebut nantinya bisa dilengkapi dengan informasi dan pengetahuan tentang produk yang ada. Bahkan dapat ditambah dengan penampilan pengrajin yang membuat atau mempergunakan produk tersebut. Ini merupakan ruang pembelajaran bagi generasi penerus serta wisatawan untuk mengenal daerah dan kekayaan alam Sumatera Barat," ujarnya.


Ia juga mengatakan, untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke sebuah daerah perlu disusun langkah-langkah, diantaranya Sapta Pesona. Ini juga merupakan kondisi yang erat kaitannya dengan edukasi kepada Masyarakat untuk menerima wisatawan dengan tangan terbuka.

Wagub juga mengungkapkan beberapa isu penting yang masih memerlukan perhatian, diantaranya terkait masalah parkir, kebersihan, dan pelayanan. Kemudian, peningkatan Infrastruktur-Infrastruktur utama seperti jalan, dan infrastruktur pendukung seperti toilet. Termasuk fasilitas wisata lainnya seperti penginapan, dan fasiltas lainnya di dalam area objek wisata. 

"Lewat Pariaman Expo yang telah beberapa tahun dilaksanakan ini juga dapat dijadikan momentum Kota Pariaman untuk mendukung potensi wisata halal dan wisata MICE," ulasnya.


Serangkaian dengan itu, sebut wagub, dalam percepatan pengembangan wisata, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar telah menyiapkan anggaran sebesar 40 persen dari total kebutuhan pengembangan destinasi bagi daerah melalui anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) APBD Provinsi Sumbar dengan syarat daerah sudah harus menyiapkan DED dan Master Plan terlebih dahulu.

"Sektor pariwisata menjadi perhatian utama Pemprov Sumbar. Dengan demikian, pariwisata benar – benar memberikan multiplier effect sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat Sumatera Barat," tukas Nasrul Abit.

Sementara, Walikota Pariaman Genius Umar mengatakan, Pemko berencana menjadikan sepanjang pantai sebagai objek wisata unggulan dan menjadi salah satu tujuan utama wisatawan baik di Sumbar maupun nasional.


Selain itu, Pemko juga membuat program satu keluarga satu sarjana guna mempersiapkan warga dari segi sumber daya manusia. Kemudian menjadikan daerah sebagai kota tepi air atau waterfront city serta membangun revitalisasi Pasar Pariaman yang dananya dari pemerintah pusat.

Selain tabliq akbar, rangkaian kegiatan Pariaman Expo diantaranya Festival Sala Piaman 2019, Festival Batik sekaligus Launching Batik yang dimeriahkan oleh artis lokal serta nasional. Diantaranya Elsa Pitaloka, Dede Wahyudi, Ipank, dan rangkaian kegiatan lainnya yang dilakukan OPD.

Pariaman Expo juga dimeriahkan dengan aneka lomba, seperti Lomba Lagu Minang, Festival band, Lomba tari dan penampilan kesenian daerah.

Agenda Pariaman Expo bertujuan untuk promosi produk lokal dan produk unggulan Kota dan kabupaten, serta daerah lainnya, terang Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Perindagkop dan UKM) Kota Pariaman, Gusniyetti Zalfitra belum lama ini. (*/dbs)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Florikultura Indonesia 2019 dan Pedatani

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER