02 February 2019

UMKM Diperkuat Melalui Kerjasama KSPPS dan Baznas


PADANG(GemaMedianet.comPemerintah Kota Padang semakin serius terhadap pengelolaan Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) atau sebelumnya disebut Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) yang terlahir dari Baitul Maal waTamwil (BMT). Peran lembaga bisnis mikro kecil yang terbentuk di setiap kelurahan ini dikerjasamakan dengan Baznas Kota Padang sehingga  didalamnya terbentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah menyebutkan,  KSPPS  menjalankan  peran ganda  yaitu  sebagai  lembaga  bisnis (tamwil)  dan  di sisi  lain  melakukan fungsi  sosial  yakni  menghimpun, mengelola  dan  menyalurkan dana ZISWAF melalui kerjasama dengan Baznas Kota Padang. 

Untuk Zakat Infak Sadaqah (ZIS) penyaluran dan pendayagunaannnya lebih ke  arah pemberdayaan,  khususnya bagi pelaku  usaha  mikro yang mustahik. Sementara  itu  khusus  untuk  Wakaf Uang, dalam  penghimpunan  bersifat sosial namun  pengelolaan  dan pengembangannya dalam bentuk “komersial” karena ada amanah wakif (pemberi wakaf) untuk memberikan manfaat  hasil wakaf untuk diberikan kepada maukufalaih (penerima manfaat).

"Dalam pengelolaan ini diperlukan akuntabilitas KSPPS dalam kiprahnya yang berfungsi sebagai lembaga bisnis dan sebagai UPZ dari Baznas. Untuk itu diperlukan manager yang amanah sekaligus terampil melihat peluang-peluang guna pengembangan koperasi dan UMKM," kata Mahyeldi usai menghadiri pembentukan UPZ sekaligus penutupan Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSPPS sekecamatan Koto Tangah di aula kantor camat setempat, Sabtu (2/2/2019).

Mahyeldi menjelaskan, penguatan KSPPS sejalan dengan penguatan UMKM dan dengan berbagai program pula Pemerintah Kota Padang berupaya meningkatkan pemasaran bagi produk UMKM tersebut. Upaya yang dilakukan itu dimulai dengan pembangunan pasar dan pembenahan objek-objek wisata agar wisatawan semakin ramai dan nyaman berkunjung ke Padang. Disamping itu diupayakan pula melaksanakan event-event besar baik berskala regional, nasional maupun internasional. 

"Dengan pembenahan pasar, objek-objek wisata dan melaksanakan event-event nasional, regional dan internasional makan terus menghadirkan banyak orang di Kota Padang, dengan sendirinya menciptakan pasar bagi UMKM," sebutnya.

Lebih lanjut Mahyeldi, seiring terciptanya pasar bagi produk UMKM menyusul diramaikannya kunjungan melalui event-event tersebut, tentunya kualitas produk UMKM lokal juga harus mampu memenuhi standar-standar pasar nasional maupun internasional. Peningkatan kualitas tersebut akan meningkatkan daya saing produk UMKM Kota Padang sehingga tidak kalah dengan produk luar daerah yang masuk.

"Produk UMKM kita juga harus ditingkatkan kualitasnya agar mampu bersaing dan memenuhi standar pasar sehingga diminati," tutup Mahyeldi.

Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang mengapresiasi Camat Koto Tangah Syahrul yang telah mengakomodir pelaksanaan RAT KSPPS se-Kecamatan Koto Tangah sekaligus mendorong pembentukan UPZ. 

Dalam kesempatan ini juga hadir Wakil Ketua Baznas Kota Padang Syafriadi Autid sebagai saksi pembentukan UPZ yang nantinya akan berkoordinasi dengan lembaga yang dipimpinnya. (zal)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER