Ayo Kenali dan Cermati

Ayo Kenali dan Cermati
KPU Provinsi Sumatera Barat

26 March 2018

IKMS Bali Dilantik, Wagub Nasrul Abit Ingatkan Kepedulian Terhadap Ranah Bundo


BALI, (GemaMedianet.com) — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengapresiasi setiap kegiatan para perantau dimanapun berada, apalagi secara kelompok seperti Ikatan Keluarga Minang Saiyo (IKMS) Provinsi Bali. Peran pemantau dinilai cukup besar dalam memajukan daerah tempat tinggal dan kampung halamannya.

Budaya merantau bagi orang Minang adalah sebuah spirit membangun kepercayaan diri "Mambangkik batang tarandam" dan siap bersaing menghadapi berbagai tantangan hidup yang lebih baik. Seperti yang tersirat dalam pepatah petitih Minangkabau, seperti Karantau madang di Ulu, babuah babungo balun, Marantau Bujang dahulu, di kampuang paguno balun.

Elok-elok manyubarang, Jan sampai pandayuang patah, Elok-elok di rantau urang, Jan sampai babuek salah.

Pancaringek di tapi aia, Babungo mang ko bawah. Ingek-ingek Tuan balai, Lauik sati, Rantau batuah.

Ungkapan itu disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit di sela - sela Pengukuhan Pelantikan Pengurus Ikatan Keluarga Minang Saiyo (IKMS) Provinsi Bali Periode 2018 -2022, di Gedung Serba Guna IKMS Bali, Minggu (25/3/2018).


Wagub juga menyampaikan, dalam era kekinian pembangunan Sumatera Barat tetap memiliki semangat ranah dan rantau. Artinya kemajuan pembangunan Sumbar yang ada saat ini tidak terlepas dari semangat kebersamaan masyarakat dan seluruh stekholder yang ada di daerah dan di rantau.

Lihat pembangunan nagari yang melibatkan para perantau, sebut wagub, dengan semangat tagak kampuang, tagak nagari, setiap orang Minang merasa memiliki tanggungjawab moril dalam memajukan kampung halamannya sendiri. Harga diri dalam memajukan martabat daerah menjadi karakter budaya orang Minang sejak dahulunya. 

"Tinggal kita saat ini bagaimana mengimplementasikannya dalam memajukan nagari, memajukan pembangunan Sumatera Barat," ujar Nasrul Abit Dt. Malintang Panai.

Wagub Nasrul Abit juga mengajak Pengurus IKMS Provinsi Bali untuk bisa mempererat silaturahmi dan mengkoordinasikan, serta merangkul seluruh Panguyuban yang berasal dari masyarakat Minangkabau.

Wagub berharap IKMS Bali dan semua masyarakat Bali yang berasal dari Sumatera Barat selalu menjadi masyarakat yang baik tertib baik serta mampu membangun bersama dengan Pemerintah Bali, ikut berpartisipasi dalam memajukan pembangunan daerah Bali sebagai semangat "Dima bumi dipijak, di situ langit dijunjung" seiring dengan keberhasilan pengembangan diri terhadap profesi pekerjaan dimiliki. 

"Dari semua keberhasilan di daerah rantau Bali ini, tentu para perantau Keluarga Besar Minang selalu peduli dengan ranah bundo "sato sakaki" memajukan kampung halaman Sumatera Barat," ujar wagub. 

Menurutnya, pelaksanaan pembangunan Sumatera Barat saat ini terus membenahi infrastruktur sarana dan prasarana dalam meningkatkan daya saing daerah. Untuk itu Pemprov tidak mungkin lagi menutup diri dalam memajukan pembangunan daerah, karenanya bantuan banyak pihak, pemerintah pusat, para investor termasuk dari pemantau merupakan hal yang sangat penting saat ini.

Masih menurut wagub, perkembangan teknologi informasi dan era pasar global, mesti disikapi dengan kerja keras menyiapkan masyarakat agar miliki daya saing, baik di sektor pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas dan kuantitas produktifitas daerah dan UMKM.

Sektor yang paling potensial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat ada pada tatanan penyelenggaraan pemerintahan dalam memberikan layanan perizinan, investasi, perdagangan, industri, pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan dan sektor lain-lainnya

Dan tak kalah pentingnya, kata wagub lagi, adalah perkembangan pembangunan Sumatera Barat pada sektor Pariwisata yang berkembang sangat baik dan menjadi multi efek dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat.

Wagub juga menyinggung kapasitas BIM saat ini masih belum mencukupi kebutuhan yang ada, hanya baru untuk kapasitas 2,8 juta penumpang yang ternyata data akhir 2017 jumlah penumpang sudah mencapai, 3.955.664 orang. "Ini menandakan kunjungan orang datang ke Sumbar meningkat, dan secara tak langsung berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi masyarakat," tukas Nasrul Abit. (rel)

0 komentar:

Post a Comment

SEMSI

SEMSI

Galeri Iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER

Google+ Badge