Ruang Iklan Anda

14 August 2019

Dua Sarana di Lubukbasung Belum Tertata, Nagari Garagahan Desak Pemkab Agam


LUBUKBASUNG(GemaMedianet.com— Pemerintah Kenagarian Garagahan bersama niniak mamak se-nagari Lubukbasung dan Garagahan, desak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam untuk melakukan penataan modernisasi Pasar Inpres Padang Baru dan Terminal Antokan Lubukbasung.

Pasalnya, hingga kini dua sarana masyarakat itu masih belum ditangani oleh Pemkab Agam, padahal kedua sarana itu merupakan central ekonomi bagi masyarakat Nagari Garagahan dan Kecamatan Lubukbasung.

Dengan tingginya harapan dan permintaan dari masyarakat, Nagari Garagahan bersama niniak mamak melakukan pertemuan untuk membahas permasalahan kedua sarana ekonomi tersebut di Kantor Walinagari Garagahan, Kecamatan Lubukbasung, Selasa (13/8/2019) malam.

Pertemuan itu digelar atas besarnya harapan masyarakat dan niniak mamak, karena menjelang akhir masa jabatan Bupati Agam Drs.Ir.H Indra Catri pada tahun 2021, mereka berharap setidaknya bisa memberikan kenangan lengkap untuk kemajuan kota Lubukbasung.

Dalam musyawarah itu, turut hadir Camat Lubukbasung Harmezi, Kabid Pengelolaan Pasar Diskoperindag-UKM Agam M. Reza, Ketua Bamus Romi Firmansyah, Tokoh Masyarakat Anizur, Roni, para Tokoh Niniak Mamak Dt. Rangkayo Tan Pahlawan, Dt. Siaga, Dt. Tan mudo, Dt. Palimo Basa, Dt. Banso Dirajo, Dt. Bagindo Basa, dan Ketua Parik Paga Nagari Marlius, St. Pamenan.

Disebutkan Anizur Tokoh Masyarakat Garagahan dalam pertemuan itu, niniak mamak dan masyarakat intinya ingin mendesak Pemkab Agam untuk segera membangun dan membenahi Pasar Inpres Padang Baru. Karena masyarakat Lubukbasung sudah lama mendambakan pasar tersebut ter-modernisasi, guna menyejahterakan masyarakat.

"Harapan kami, hal itu bisa dilakukan dalam waktu dekat ini," ucap Anizur.

Kemudian, masyarakat Garagahan dan tokoh niniak mamak berharap kepada Camat Lubukbasung Harmezi, agar bisa memfasiltasi pertemuan antara Niniak Mamak Nagari Garagahan dengan Niniak Mamak Nagari Lubukbasung. Karena keberadaan pasar itu, merupakan daerah serikat antara kedua nagari tersebut.

Menanggapi harapan masyarakat dan Niniak Mamak Nagari Garagahan, Camat Lubukbasung Harmezi menyebutkan, sehubungan dengan penataan dan modernisasi pasar itu, ia berharap jika sistem pengelolaannya diserahkan saja kepada pemerintah, agar mendapatkan peluang yang lebih besar, terbuka dan representatif.

Harmezi kemudian mengapresiasi harapan tokoh, niniak mamak dan masyarakat Garagahan, dan Pemerintah Kecamatan Lubukbasung bersama Dinkoperindag Agam untuk menindaklanjuti hasil musyawarah di Garagahan. Serta, akan segara memfasilitasi pertemuan antara para niniak mamak dan tokoh masyarakat dengan kedua nagari itu.

"Kita berupaya menyepakati langkah-langkah untuk mendorong kemajuan daerah tersebut. Dan kita juga berharap keberadaan pasar representatif di Lubukbasung itu, maju dengan sarana pendukung lengkap," pungkas Harmezi. (Bryan)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Florikultura Indonesia 2019 dan Pedatani

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER