28 July 2019

Bupati Mentawai Tutup Jambore Pengurangan Resiko Bencana ke VI, Tim BPBD Padang Raih Juara Umum


MENTAWAI(GemaMedianet.com— Jambore Pengurangan Resiko Bencana ke VI tahun 2019 tingkat Provinsi Sumatera Barat, yang diikuti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dari 19 Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat sejak 22-26 Juli 2019 di kawasan Pantai Mapaddegat Kabupaten Kepulauan Mentawai ditutup secara resmi oleh Bupati Yudas Sabaggalet, Jum'at (26/7/2019).

Keluar sebagai juara umum Tim BPBD Kota Padang. Gelar juara umum yang diterima kali ini merupakan yang ketiga diraih Tim BPBD Kota Padang selama pelaksanaan Jambore Pengurangan Resiko Bencana tingkat Sumatera Barat. 

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Edi Hasymi mengatakan, prestasi yang diraih Tim BPBD Kota Padang yang berjumlah 15 orang dan dipimpin Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Hendri Gani tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pelaku kebencaanaan Kota Padang untuk lebih meningkatkan lagi kerjasama dan kekompakkan dalam penanggulangan bencana. 

“Menghadirkan Kota Padang sebagai Kota Cerdas Bencana memerlukan kerja keras dan kepedulian bersama. Untuk itu, pengurangan resiko bencana memerlukan pengetahuan, pemahaman, keahlian, ketangkasan, sarana dan prasarana serta koordinasi dengan seluruh stakeholders kebenaran,” ujar Edi Hasymi, Jumat (26/7/2019).

Edi menambahkan, pelaksanaan Jambore Pengurangan Resiko Bencana ditutup Bupati Mentawai. Jambore tersebut juga menggelar beberapa kegiatan, diantaranya lomba teknik fasilitasi, kuis pengurangan resiko rencana dan lomba manajemen posko. 

“Selama enam kali pelaksanaan Jambore Pengurangan Resiko Bencana tingkat Sumatera Barat, BPBD Kota Padang telah meraih tiga kali juara umum. Kita berharap personil BPBD Kota Padang lebih tangguh lagi dalam mitigasi bencana di Kota Padang,” tukasnya. 

Sebelumnya, Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet mengajak semua insan kebencanaan untuk lebih menggiatkan lagi pemahaman kebencanaan. "Tidak hanya Jambore saja, tapi diadakan lagi kegiatan kapasitas berikutnya," ujar bupati.

Yudas berharap semua peserta yang hadir dari berbagai Kabupaten kota, menjadi duta bagi Kabupaten Kepulauan Mentawai, bahwa Mentawai aman untuk dikunjungi. 

"Dengan kehadiran peserta dapat mengabarkan kepada masyarakat luar, bahwa Mentawai aman untuk dikunjungi. Dengan demikian dapat menepis informasi yang beredar selama ini, bahwa Mentawai tidak aman dikunjungi," sebut Yudas. 

Hadir dalam penutupan tersebut, Wakil Bupati Kortanius Sabelekake, Sekda Kabupaten Mentawai Martinus Dahlan, Danlanal Tuapejat Letkol KH Anis Munandar, Dandim 0319 Mentawai Didit Yusnadi, Kapolres Mentawai AKBP Hendri Yahya SE, Kakansar Mentawai mewakili, dan Kepala Kepala OPD setempat. (Rel/dbs)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Florikultura Indonesia 2019 dan Pedatani

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER