23 March 2019

Pertemuan Bulanan TP PKK Kabupaten Pasaman Angkat Tema "GO GREEN"


PASAMAN(GemaMedianet.comPertemuan bulanan TP PKK Kabupaten Pasaman kali ini membahas tentang keberadaan kantong plastik yang menjadi sumber permasalahan lingkungan.

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan "plastik berbayar".

Terlihat TP PKK Kabupaten, TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Pasaman pada saat pertemuan bulanan membawa gelas sendiri-sendiri untuk menkonsumsi minuman mineral, tidak menggunakan mineral botol kemasan dalam acara yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Lubuk Sikaping Jum'at (22/3/2019).

Hadir dalam acara tersebut Ny. Mira Atos Pratama Ketua Umum TP PKK Kab. Pasaman sekaligus Ketua Umum GOW Kab. Pasaman, Ny. Masrida Pohan Ketua DWP Kab. Pasaman sekaligus Wakil Ketua PKK Kab. Pasaman, Pengurus PKK Kabupaten Pasaman, Ibu-ibu Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Pasaman dan Pengurus.

Ny. Atos pratama dalam sambutannya menyampaikan, pencemaran lingkungan yang terjadi saat ini, sebagian besar disebabkan karena sampah plastik. Tidak hanya di tanah saja, melainkan di udara dan air. 

Di udara bentuk pencemaran disebabkan oleh asap dari proses pembuatan plastik. Sementara di tanah, jika plastik terkubur, maka akan menghambat pertumbuhan mikroorganisme, sehingga kesuburan tanah menjadi berkurang. 

"Oleh sebab itu pada kegiatan TP PKK Kabupaten kali ini mengambil tema "GO GREEN" yang artinya mengubah gaya hidup menjadi lebih eco-friendly atau ramah lingkungan," ujar Ny. Mira Atos Pratama. 

Dalam kegiatan yang bertajuk “Pasaman Cantik Tanpa Kantong Plastik” ini, Ny. Atos Pratama menghimbau kepada masyarakat Pasaman agar memulai budaya membawa botol minum dan tempat makan sendiri. Selain itu, menghindari minum dengan menggunakan sedotan juga merupakan langkah kecil untuk membantu meminimalisir pencemaran lingkungan.

"Termasuk media massa terus mengedukasi masyarakat Karena media mempunyai pengaruh yang besar bagi perubahan,” tambah Ny  Atos Pratama.

Pada Kesempatan itu Ny. Masrida Pohan Ketua DWP Kab. Pasaman sekaligus Wakil Ketua PKK Kab. Pasaman, turut menyampaikan beberapa hal mengenai lingkungan Kabupaten Pasaman. Dengan berbekal pengalaman menyelami beberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Pasaman, membuatnya semakin mengerti potensi apa yang bisa dihasilkan oleh bumi Pasaman.

Menurut Ny. Masrida Pohan, potensi bumi Pasaman terdiri dari Pertanian, Perkebunan, Perikanan dan Pariwisata. Dari segala potensi yang ada akan timbul pula berbagai permasalahan.

Misalnya,  dengan banyak wisatawan yang datang, otomatis akan menambah jumlah produksi sampah setiap harinya, an  dengan begitu tanah akan tercemar, padahal Pasaman kaya akan keindahan alamnya.

“Sayur saja yang seharusnya tumbuh sempurna tapi karena tersangkut plastik di akarnya, menjadi lambat dalam pertumbuhannya. Untuk itu solusinya hanya ada 2 yaitu edukasi dan konservasi,” tambah Ny. Masrida Pohan.

Edukasi dan konservasi tersebut terdiri dari preservation (memelihara) yang ada, protection (melindungi) yang sudah ada dan restoration (mengembalikan) yang sudah tidak ada.

Dalam hal ini, Ny. Masrida menyebutkan bahwa peran TP PKK Kecamatan bagi lingkungan hidup diantaranya, sebagai agent of change (agen perubahan).  (Noel/Humas)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER