19 February 2018

Gubernur Irwan Prayitno Tak Ragu Tindak Tegas ASN Yang Tak Ikut Apel Pagi



PADANG, (GemaMedianet.com) – Apel pagi merupakan rutinitas yang mesti dilaksanakan bagi setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) dimana pun berada tanpa terkecuali di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat. Apel juga merupakan aturan dalam sistem pelayanan dan disiplin pegawai bagi setiap instansi kerja dan dunia pendidikan.


Hal itu disampaikan Gubernur Irwan Prayitno saat bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Priodik Bulan KORPRI di halaman kantor gubernur,  Senin (18/2/2018). Hadir dalam kesempatan tersebut, para asisten,  staf ahli gubernur,  kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumbar.

Gubernur lebih tegas menyampaikan, ia tidak akan biarkan lagi ada pegawai hadir tapi tidak ikut berbaris,  ada pegawai yang benar-benar tidak peduli ikut berarti telah melanggar aturan yang ada sebagai pegawai.

"Kita akan beri sanksi sesuai aturan yang berlaku. Bagi pegawai yang tidak ikut apel senin, hari ini dan seterusnya dicatat direkap laporkan kepada saya. kita ingin lihat siapa-siapa tidak hadir dan tidak mau hadir karena apel juga akan dikaitkan dengan tunjangan daerah," seru Irwan Prayitno.


Gubenur Irwan Prayitno juga menyampaikan, pelaksanaan apel pagi banyak manfaatnya, antara lain meningkatkan disiplin diri, membangun silaturrahmi, pelurusan informasi bagi pegawai, penyemangat kerja dan meningkatkan kebersamaan dalam kerja memajukan daerah.

"Untuk itu saya perintahkan semua ASN di lingkungan Pemprov Sumbar wajib apel tanpa terkecuali sesuai aturan yang berlaku. Apel pagi setiap Senin sekali seminggu bukanlah hal yang sulit," himbau.

Kemudian gubernur Irwan Prayitno juga mengingatkan,  setiap pejabat mulai eselon II, III dan IV tidak boleh marah-marah  kepada staf dan anak buahnya,  jika tidak bisa mengendalikan emosi puasa senin - kamis.

"Tidak benar pejabat memarahi anak buahnya, itu juga melanggar hak asasi manusia (HAM). Prilaku marah terkadang juga tidak dapat berpikir subjektif, tidak normal, sehingga bisa mengurangi gairah kerja staf dan malah bisa membuat antipati merusak sistem pekerjaan tidak maksimal," ujarnya.

Menurutnya, kapan lagi pejabat bisa menjadi inspirasi bagi staf dalam meningkatkan kemampuannya memajukan pelayanan di lingkungan dengan kerja sungguh-sungguh, tekun dan bangga dengan lembaga tempat kerjanya.

"Sikap disiplin dan kerja keras pejabat selain memberikan inspiratif juga memberikan wawasan pengalaman yang memajukan lembaga, membuat staf merasa nyaman dalam memberikan pengabdiannya sesuai tugas-tugasnya," kata gubernur.

Ia kembali menegaskan, jadi pemimpin itu mesti pakai hati nurani dan logika pikir yang sehat dalam menjalankan amanah tugas sesuai peran tugas dsn fungsi organisasi. (rel)

0 komentar:

Post a Comment

SEMSI

SEMSI

Galeri Iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER

Google+ Badge