06 January 2018

Wagub Sumbar Letakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Nurul Hasanah



PADANG, (GemaMedianet.com) — Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Nasrul Abit meletakan batu pertama pembangunan Masjid Nurul Hasanah Mega Permai 1 Tahap 2 RW 10 Kelurahan Padang Sarai Kecamatan Koto Tangah Padang, Jum'at (5/1/2018).

Peletakan batu pembangunan masjid Nurul Hasanah ini merupakan perubahan status dari mushalla menjadi masjid,  yang merupakan aspirasi masyarakat yang semakin ramai.

Wagub Nasrul Abit dalam kesempatan itu menyampaikan,  masjid merupakan tempat ibadah yang baik dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Masjid juga dapat sebagai pembinaan umat untuk menjalankan kepribadiaan dalam Islam untuk lebih baik lagi di setiap waktu.

"Orang yang rajin ke masjid ibadahnya akan terasa lebih baik dari pada orang-orang yang ibadah di rumah,  ada 27 kali nilainya sesuai sunnah Allah, karena itu mari kita makmurkan masjid untuk kebaikan umat," ujar wagub.

Ia juga mengungkapkan keprihatin dan kepiluannya terhadap perkembangan prilaku LGBT, kawin sejenis yang dari analisis kedokteran saat ini menunjukan penyebaran HIV dan AIDS terbesar. "Kita di Sumatera Barat dengan filosofi Adat Bansandi Syarak -Syarak Basandi Kitabullah,  amat malulah rasanya jika prilaku LGBT berkembang luas,  karena itu mari kita lawan dan perangi prilaku LGBT dengan memperhatian anak kemenakan kita untuk datang ke masjid belajar agama yang baik," ujarnya.

Ia menegaskan tidak ada tempat LGBT di Sumatera Barat,  jangan biar kelompok ini merusakkan generasi muda,  kawal dan perhatikan setiap masyarakat di sekitar kita. "Jika ada laporkan untuk dilakukan pembinaan,  atau enyah dari daerah ini," tegas Wagub Nasrul.

Ketua Masjid Nurul Hasanah, Drs.Nugraha dalam kesempatan itu juga menyampaikan, pembangunan masjid merupakan aspirasi masyarakat,  dimana ketika Mushalla  telah dilakukan penilaian dari kategori C tahun 2008, kemudian kategori B tahun 2014 dan tahun 2017 telah terdaftar menjadi kategori A, maka beberapa fasiltas mushalla telah dibangun dengan baik. Termasuk mendirikan pendidikan TPA yang saat ini telah memiliki santri 103 orang, dan alumninya sudah mencapai 200 orang.

"Keinginan menjadikan Mushalla Nurul Hasanah menjadi  masjid merupakan aspirasi masyarakat sela jumlah penduduk semakin banyak,  juga keinginan bagaimana sholat Jum'at dapat dilaksanakan di rumah ibadah ini," terangnya.

Dengan luas 203 meter persegi, sebutnya, masjid ini akan dilakukan pembangunan yang perkiraan akan menelan biaya Rp.2.3 Miliar,  dan saat ini telah dimulai dengan dana tersedia 29 juta rupiah.

"Kita yakin dengan semangat kebersamaan pembangunan Masjid Nurul Hasanah akan dapat kita bangun sesuai dengan harapan. Semoga Allah merahmati hidup kita semua," doa Nugraha.

Wagub Nasrul Abit selain meletakan batu pertama juga melakukan penandatangan prasasti perubahan nama Mushalla Nurul Hasanah menjadi Masjid Nurul Hasanah. (rel/em)

0 komentar:

Post a Comment

KPU

KPU

SEMSI

SEMSI

Galeri Iklan

Statistic Views

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER

Google+ Badge