05 August 2017

Iswanto Kwara : Saya Sangat Heran Apa Yang Ada Dalam Pikiran Kasatpol PP Padang

PADANG, (GemaMedianet.com) – Percakapan di grup whatsapp (wa) Satpol PP Kota Padang tiba-tiba menghebohkan publik. Pasalnya, beberapa percakapan diantaranya berisi nada meremehkan tugas dan fungsi (tupoksi) anggota DPRD Kota Padang. Walhasil, percakapan bernada meremehkan dan mencemooh anggota dewan tersebut diduga ditulis oleh Kepala Satpol PP Kota Padang, percakapan itu  membuat anggota dewan meradang. 

Terkait hal itu, Anggota Komisi I DPRD Kota Padang Iswanto Kwara mengingatkan Kasatpol PP Padang untuk bisa bercermin diri dan menjaga etika. Selaku mitra DPRD Padang, tidak pantas kalimat seperti itu keluar dari seorang kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meremehkan anggota dewan, walau itu hanya sekadar percakapan di grup WA.

“Saya sangat heran dengan apa yang ada dalam pikiran Kasatpol PP Padang. Setelah membaca screenshoot percakapan grup WA Kepala Satuan Satpol PP Kota Padang di sana berisikan makian, meledek, meremehkan dan nada menantang terhadap anggota DPRD Padang. Apa maksudnya seorang pimpinan OPD berbicara demikian? Apa maksud menyebutkan bahwasanya anggota DPRD Padang ‘meleset’ dan akan menandai satu persatu anggota dewan serta akan membalasnya,” kata Iswanto Kwara, Kamis (3/8/2017). 

Salah satu kutipan percakapan tersebut tertulis, ”Kita tidak perlu jawab, kita dengarkan sambil angguk-angguk kayak orang bodoh. Mereka orang-orang hebat sekolahnya tinggi-tinggi, bakatinting liau-liau mancaliakkan kehebatannya. Hadir kita ramai-ramai, perhatikan omongan mereka dan tandai satu-satu. Kita balas pada waktunya”.

“Ini sama sekali tidak bagus, seakan apa yang kita bicarakan atau bahas selaku DPRD bersama mitra kerja yakni Satpol PP itu sendiri seakan dianggap remeh dan tak ada artinya,” kata Iswanto menyesalkan. 

Menurut Iswanto, seorang pimpinan harusnya memiliki etika dan sopan santun, serta tidak mengompori anggota atau bawahan di instansinya. Karena itu, ia berharap Walikota Padang memberikan teguran keras pada kepala OPD-OPD nya. Pasalnya, akhir–akhir ini dilihat terjadi hal yang tidak mencerminkan sifat seorang pimpinan. Seperti tindakan Kadis Perdagangan beberapa waktu lalu pada seorang PKL di Pasar Raya Padang, walaupun itu sudah damai tidak masalah lagi. Sekarang, malah Kasatpol PP Padang yang seakan menantang anggota DPRD Padang.‘

“Walikota harus mengajarkan tentang etika pada OPD-nya. Kalau tidak, biar saya yang mengajarkannya,” tegas politisi PDI Perjuangan itu. 

Ia juga menyebutkan, dengan bocornya percakapan itu bisa dilihat bagaimana Kasat Pol PP Padang itu dalam memimpin instansinya. Dengan bocornya percakapan di grup WA berarti ada bawahan atau anggota Satpol PP itu sendiri yang tidak senang dengan kepemimpinannya. Sehingga percakapan yang harusnya hanya lingkungan Pol PP yang tahu, malah tersebar keluar.

“Harusnya Kasatpol PP bercermin diri dalam hal ini. Ke depan, jangan asal bicara apalagi meremehkan kami di DPRD Padang,” tutupnya. 

Sementara itu, Kasatpol PP Padang Dian Fakhri ketika dihubungi melalui selulernya beberapa kali oleh media ini melalui selulernya tidak menjawab, padahal selulernya diangkat. (baim/em)

0 comments:

Post a Comment

SEMSI

SEMSI

Galeri Iklan

Statistic Views

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN
** Group Media Sumbar **

FACEBOOK - TWEETER

Google+ Badge