Rabu, 16 Agustus 2017

Merasa Dihalangi Oknum Sekuriti PTSEML Saat Meliput, Insan Pers Solsel Kecewa


SOLSEL, (GemaMedianet.com) -- Kekecewaan sejumlah insan pers Solok Selatan (Solsel) memuncak ketika oknum sekuriti PT Supreme Energy Muara Laboh (PTSEML) telah melarang lima orang jurnalis dalam meliput kunjungan gubernur Sumbar ke lokasi perusahaan panas bumi itu pada, Kamis (15/8/2017).

"Kita ke Supreme hanya ingin meliput kegiatan gubernur, karena memang agendanya ke perusahaan tersebut tetapi malah ditahan pos security dengan alasan tidak ada perintah dari atasan," kata salah seorang wartawan online di Solsel, Erik.

Ia menyebutkan, kawan-kawan media cuma ingin sampai kantor Supreme, bukannya ikut ke lokasi pengeboran yaitu PAD A. "Kita juga mengerti kalau ke lokasi pengeboran harus pakai safety lengkap, sehingga memutuskan hanya sampai kantor tetapi malah dilarang masuk," ujarnya.

Menurutnya, lima orang jurnalis yang dilarang masuk berangkat dari menggunakan sepeda motor dan saat sampai di pos security malah dilarang masuk. "Kita ke pos security untuk melapor masuk, tetapi malah dilarang padahal kita hanya menjalankan tugas," ujarnya.

Lima orang jurnalis sudah menjelaskan kepada pihak security, tetapi mereka bersikeras melarangnya karena tidak ada perintah pimpinan.

Sementara, Ketua Komunitas Wartawan Solok Selatan (KWSS), Bustanul Deno mengatakan, sikap demikian tidaklah elok. Karena, bukan sikap yang kooperatif dan telah menghalangi tugas kejurnalistikan, sesuai yang telah diatur dalam UU No .40 tahun 1999 tentang Pers, dan UU No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. .

"Hal ini secara tidak langsung berdampak tidak baik terhadap PT SEML sendiri. Karena kegiatan ini merupakan kunjungan resmi gubernur, dan dapat diliput oleh media massa. Bukan kegiatan internal PT SEML," katanya.

Apalagi, menurut Deno, media itu merupakan mitra pemerintah. Media boleh tahu apa kegiatan pimpinan Sumatera Barat tersebut ke Solok Selatan. "Ke depan kita berharap, PT SEML tidak lagi terkesan bersikap introvert atau menutup diri seperti ini. Jika kegiatannya membangun, apa salahnya dipublikasikan," tukasnya.

Senior Manager Bisnis Relations PT Supreme Energy Muara Laboh (SEML), Ismoyo Argo melalui pesan group WhatsApp, meminta maaf kalau ada yang kurang berkenan. "Teman-teman media mohon maaf kalau ada hal yang kurang berkenan. saya kira hal ini karena miskomunikasi," katanya. (Rel)

0 komentar:

Posting Komentar

SEMSI

SEMSI

Galeri Iklan

Statistic Views

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER

Google+ Badge

** Group Media Sumbar **