Selasa, 18 Juli 2017

Bahaya dan Ancaman Paham Radikalisme dan Komunisme Disosialisasikan


PESSEL, (GemaMedianet.com) – Sebanyak  115 orang dari berbagai elemen masyarakat  Pesisir Selatan  (Pessel) mengikuti sosialisasi tentang bahaya dan ancaman paham radikalisme dan komunisme yang digelar Pemerintah Daerah (Pemda) Pesisir Selatan di ruang Bappeda Litbang Painan, Senin(17/7/2017). 

Kegiatan yang dibuka langsung Bupati Pessel Hendrajoni tersebut, dihadiri oleh Ketua Forum Koordinasi Pencegahan teroris (FKPT) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Prof Syaifulloh, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Sumbar, Kapolres Pessel AKBP Feri Herlambang, Dandim 0311 Pessel Letkol inf Setiya Asmara, para kepala sekolah, pimpinan pondok pesantren, organisasai kemasyarakatan serta insan Pers beserta undangan lainnya.

Bupati Pessel Hendrajoni di kesempatan itu mengingatkan, dalam kondisi saat ini setiap elemen masyarakat harus tetap waspada, mengerti dan memahami serta mengetahui bahaya paham radikalisme dan komunisme yang mudah tumbuh dan berkembang di tengah kemajemukan dan keberagaman (Kebhinekaan) masyarakat dan mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ia menegaskan, kenyaman dan keamanan lingkungan tidak saja tanggung jawab pemerintah, namun menuntut peranserta seluruh komponen masyarakat, terutama dalam masalah pemahaman yang menyimpang, artinya dikhawatirkan bakal terjadi gangguan yang meresahkan dalam kehidupan masyarakat. “Untuk itu setiap masyarakat diharapkan harus peduli terhadap lingkungan agar bisa bebas dari kemungkinan masuknya organisasi terlarang seperti, organisasi  ISIS dan lainnya,” ucapnya.

Melalui kegiatan sosialiasasi ini, sebutnya, peserta  diharapkan ikut ambil andil memberikan pembelajaran, pemahaman kepada masyarakat lingkungannya, sehingga masyarakat bisa mengetahui tentang bahaya dan ancaman paham radikalisme dan komunisme. “Jika kita kurang waspada terhadap lingkungan, mungkin saja bahaya dan ancaman bisa terjadi di daerah ini,” ulasnya 

Sementara Kapolres Pessel, AKBP Feri Herlambang dalam materinya, menitik beratkan kepada  bahaya terorisme yang harus diwaspadai, seperti gerakan organisasi ISIS merupakan organisasi terlarang,  dan keberadaannya sudah merambah ke berbagai negara, organisasi ini jelas sangat berpengaruh terhadap keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Upaya untuk mengantisipasi agar organiasasi ini tidak masuk ke daerah ini, menuntut kepedulian masyarakat untuk selalu melakukan pengawasan terhadap lingkungan. Kemudian, jangan membiarkan orang yang tidak dikenal dan tidak jelas identitasnya untuk berdomisili di daerahnya. “Untuk itu peran pemerintah secara bersama harus bersinergi dengan masyarakat serta konsisten melakukan pemantauan dan pengawasan lingkungan guna terciptanya kenyamanan masyarakat,” terangnya.

Hal yang sama juga disampaikan Dandim 0311 Pessel, Letkol Inf Setiya Asmara. Menurutnya, kepedulian masyarakat dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan perlu dilakukan sejak dini oleh semua lapisan masyarakat. “Terutama menyikapi perkembangan dan meningkatnya ancaman terorisme terhadap keutuhan NKRI,” tukasnya. (don)

0 komentar:

Posting Komentar

SEMSI

SEMSI

Galeri Iklan

Statistic Views

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER

Google+ Badge

** Group Media Sumbar **