29 January 2018

Padang Panjang Dilewati Gerhana Bulan Total, Pemko Ajak Masyarakat Sholat Gerhana



PADANG PANJANG, (GemaMedianet.com) — Pemerintah Kota Padang Panjang bekerjasama dengan Kementerian Agama menghimbau kepada seluruh umat muslim khususnya masyarakat Kota Padang Panjang agar melaksanakan sholat sunnah Gerhana Bulan secara berjamaah serta memperbanyak takbir, tahmid, tasbih dan amalan kebajikan lainnya.

Hal itu disampaikan oleh Kabag Kesra Setdako Padang Panjang melalui Kasubag Keagamaan dan Budaya Setra Efendi, SE Senin (29/1/2018) di Kantor Dinas Kominfo menyusul fenomena Gerhana Bulan Total (GBT) yang sebentar lagi akan muncul di Indonesia tepatnya Rabu, 31 Januari 2018 atau bertepatan dengan 14 Jumadil Awal 1439 Hijriah.

Setra mengatakan, Sholat Gerhana Bulan ini merupakan sunnah dari Nabi Muhammad SAW, dimana tertera dalam hadist riwayat Al-Bukhari yang artinya “Sesungguhnya Matahari dan Bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda (Kekuasaan) Allah, tidaklah terjadi gerhana pada keduanya dikarenakan kematian ataupun lahirnya seseorang, maka jika kalian melihat (Gerhana) pada keduanya”.

Sekaitan dengan hadist diatas “Kita umat muslim dianjurkan untuk malakukan sholat sunnah gerhana bulan, memperbanyak zikir, berdo’a dan takbir yang akan kita laksanakan pada Rabu, 31 Januari 2018 yang pelaksanaannya dipusatkan ke Masjid Nurul Iman Kelurahan Silaiang Atas, pukul 19.30 WIB,” ucap Setra.

Pelaksanaan sholat sunnah nantinya akan di imami oleh Ust. Zulhamdi, Lc, MA dan beliau juga sekaligus memberikan Khutbah di malam yang fenomenal tersebut, tambah Setra.

“Mari sama-sama kita berbondong-bondong melangkahkan kaki untuk melaksanakan anjuran nabi kita ini, dan mari kita sama-sama menyaksikan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT dalam mengatur alam di Bumi kita yang indah ini,” kata Setra.

Setra juga mengatakan, Gerhana Bulan Total ini akan terjadi pukul 19.51 WIB dan puncaknya pukul 20.27 WIB, serta akan berakhir pukul 21.07 WIB. Jadi jangan sampai melewatkan momen langka ini.

“Gerhana Bulan ini nantinya akan berwarna kemerahan, dan kita tidak perlu memakai kaca mata khusus untuk menyaksikan fenomena alam tersebut, karena InsyaAllah tidak membahayakan bagi mata kita,” tutup Setra.(rel/cg)

0 komentar:

Post a Comment

KPU

KPU

SEMSI

SEMSI

Galeri Iklan

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER

Google+ Badge