Ruang Iklan Anda

17 October 2019

Puluhan Pemandu Wisata Alam Kabupaten Agam Dibekali Materi "Kesehatan Dalam Pariwisata"


BUKITTINGGI(GemaMedianet.com  Sebanyak 30 peserta pelatihan pemandu wisata alam se-Kabupaten Agam dibekali materi tentang "Kesehatan dalam Pariwisata".

Pemberian materi tersebut dilakukan oleh narasumber dari petugas Puskesmas Baso Dr. Fitri Yarti. 

Dalam arahannya, Dr. Fitri Yarti menyampaikan, pentingnya kesehatan dan keselamatan dalam perjalanan merupakan suatu disiplin baru dalam rangka kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk proteksi dan promosi kesehatan wisatawan.

"Untuk itu para pemandu wisata alam harus dibekali dengan basic penyelamatan dan pertolongan pada wisatawan ataupun diri sendiri," jelas Dr. Fitri Yarti, di Hotel Pusako Bukittinggi, Kamis (17/10/2019).

Dia menambahkan, faktor pendukung kesehatan dalam pariwisata sangatlah penting, pasalnya kondisi tempat wisata yang higienis memiliki pengaruh yang signifikan terhadap wisatawan.

"Kondisi lingkungan yang bersih juga merupakan indikator kualitas dari wisatawan, karena hal ini menunjukkan perhatian otoritas setempat terhadap masalah kesehatan di lingkungan wisata," tambahnya.

Menurut dia, berbagai aspek penunjang pariwisata harus diperhatikan, salah satunya aspek kesehatan lingkungan, yang di antaranya meliputi kebersihan lingkungan dan kebersihan makanan yang disediakan.

Kabupaten Agam memiliki potensi pariwisata yang sangat banyak, lanjutnya, maka dari itu pemandu wisata alam dituntut untuk memaksimalkan potensi tersebut.

"Jika kesehatan lingkungan masyarakat dan wisatawan dijaga dengan baik, maka aktivitas pariwisata akan berjalan baik dan lancar," katanya.

Dia juga menyarankan, di setiap objek wisata harus mempunyai peralatan obat-obatan sebagai guna antisipasi dini jika terjadi musibah/kecelakaan dalam perjalanan wisata.

"Diwajibkan untuk setiap objek wisata mempunyai peralatan obat-obatan seperti P3K, obat khusus, dan selalu menjaga kondisi lingkungan," pungkasnya. (Bryan)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Florikultura Indonesia 2019 dan Pedatani

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER