Ruang Iklan Anda

21 October 2019

Kunker ke Kupang, Pejabat Pemko Padang Disambut Hangat IKM Saiyo Sakato


KUPANG(GemaMedianet.com— Sudah menjadi tradisi bagi aparatur Pemko Padang di bawah kepemimpinan Wali Kota Padang Mahyeldi saat melakukan kunjungan kerja ke daerah-daerah di Indonesia ataupun di luar negeri sekali pun, selalu meluangkan waktu untuk bersilaturahmi dengan para perantau Minang yang berada di daerah tersebut.

Seperti saat mengikuti acara Seminar dan Sharing Best Practice Citynet Indonesia Tahun 2019 di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (17/10/2019), Wali Kota Padang yang diwakili Asisten Ekbang Kesra Harmen Peri beserta Kepala Dinas Kominfo Suardi dan Kabag Humas Edi Dharma disambut hangat Ikatan Keluarga Minang (IKM) Saiyo Sakato Nusa Tenggara Timur (NTT) di ruang pertemua Gedung Serbaguna Saiyo Sakato Kelurahan Oebofu Kecamatan Oebobo. Silaturahmi tersebut juga diikuti sekitar 100 orang perantau Minang.

Pada acara silaturahmi itu, aparatur Pemko Padang juga disuguhkan dengan penampilan tari Minang dan makan malam bersama, serta dilanjutkan dengan acara diskusi, saling bertukar cerita, dan berbagi informasi, baik tentang ranah rantau maupun tentang kampung halaman.

Di kesempatan itu, Penasehat IKM Saiyo Sakato NTT, Yusri Tanjung, yang didampingi Ketua DPW IKM Saiyo Sakato, Asrial Khatib mengatakan, anggota IKM di Kota Kupang berjumlah sekitar 300 KK atau sekitar 1.000 jiwa.

"Kami di sini selalu menjaga kekompakan dan persaudaraan sesama perantau Minang. Dengan mengadakan silaturrahmi sekali sebulan di tempat ini. Dan kedatangan dunsanak dari Pemko Padang kali ini sangat mengobati kerinduan kami kepada kampung halaman," ungkapnya.

Sementara, Asisten Ekbang Kesra Harmen Peri menyampaikan, permohonan maaf Wali Kota Padang Mahyeldi yang tidak bisa hadir dikesempatan tersebut karena ada kegiatan lain yang tidak bisa ditinggalkan di Kota Padang.

"Bapak Mahyeldi menyampaikan salam hormat kepada seluruh perantau Minang yang ada di Kota Kupang dan daerah lain di NTT ini. Semoga selalu dalam keadaan sehat dan tetap menjaga rasa persaudaraan. Serta mendukung program-program Pemerintah Kupang dan NTT," terang Harmen.

Ia juga menambahkan, hubungan baik dan komunikasi yang intens antara perantau dengan keluarga, masyarakat dan pemerintah yang ada di kampung halaman tetap terjalin dengan baik. "Satu sama lain saling mendukung pembangunan di Ranah Minang," tukasnya. (Humas)

0 komentar:

Post a Comment

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Statistic Views

Florikultura Indonesia 2019 dan Pedatani

Ekonomi Bisnis

IKLAN

IKLAN

Terkini

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

FACEBOOK - TWEETER